Breaking News:

Pilkada Bandar Lampung 2020

MK Buka Sidang Gugatan Yutuber atas Kemenangan Eva-Deddy, Bisakah Diterima, Ini Syaratnya

MK buka sidang pendahuluan gugatan Yutuber terhadap kemenangan Eva-Deddy, syarat gugatan ke MK selisih suara paling banyak satu persen.

Editor: Andi Asmadi
Tribunlampung.co.id/V Soma Ferrer
Eva Dwiana, calon Wali Kota Bandar Lampung. Kemenangan pasangan Eva-Deddy digugat oleh Yutuber di MK, apa saja syarat gugatan, apakah bisa diterima. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Mahkamah Konstitusi menyidangkan gugatan Perselisihan Hasil Pemilihan Wali Kota Bandar Lampung 2020 di Jakarta, Kamis (28/1/2021).

Agenda pada sidang ini masih berupa pemeriksaan pendahuluan.

Apakah gugatan pasnagan Yutuber atau Yusuf Kohar-Tulus Purnomo terhadap keputusan KPU Kota Bandar Lampung yang memenangkan Eva-Deddy bisa diterima?

Dalam Pilkada Bandar Lampung 2020, pasangan Eva-Deddy menang dengan meraih 249.134 pemilih atau 57,3 persen suara.

Sedangkan pasangan Yusuf Kohar-Tulus Purnomo meraih 93.280 suara atau 21,4 persen, dan Rycko Menoza-Johan Sulaiman meraih 92.607 suara atau 21,3 persen.

Ini Pertimbangan Lengkap Hakim MA Menangkan Eva-Deddy

MA Kabulkan Gugatan Eva-Deddy, Praktisi Hukum Resmen Kadapi Bilang Sudah Memenuhi Rasa Keadilan

Selisih suara antara Eva-Deddy dengan Yutuber sangat besar, yaitu 35,9 persen.

Apakah dengan selisih yang besar seperti itu MK akan menerima gugatan Yutuber dan menyidangkan pokok perkaranya?

Dalam Peraturan MK Nomor 6 Tahun 2020 tentang Beracara Dalam Perselisihan Hasil Pemilihan Gubernur, Bupati dan Wali Kota. dalam Lampiran V diatur mengenai syarat selisih suara yang bisa digugat ke MK.

Untuk Pemilihan Gubernur

- Provinsi dengan penduduk kurang dari 2 juta jiwa, bila selisih perolehan suara paling banyak sebesar 2 persen dari total suara sah.

Halaman
12
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved