Breaking News:

Way Kanan

Motor Warga Way Kanan Nyaris Raib Dibawa Kabur Pencuri saat Salat Subuh

Polsek Pakuan Ratu mengamankan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) di Mushola Darul Najjah Kampung Serupa Indah, Pakuan Ratu, Way Kanan.

Dokumentasi Polisi
Polsek Pakuan Ratu mengamankan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) di Mushola Darul Najjah Kampung Serupa Indah, Pakuan Ratu, Way Kanan. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, WAY KANAN - Polsek Pakuan Ratu mengamankan pelaku curat (pencurian dengan pemberatan) di Mushola Darul Najjah Kampung Serupa Indah Kecamatan Pakuan Ratu, Way Kanan.  

Pelaku berinisial HW (20) warga Desa Sirna Galih Kecamatan Sungkai Selatan Kabupaten Lampung Utara.

Kapolres Way Kanan AKBP Binsar Manurung melalui Kapolsek Pakuan Ratu AKP Riffki Bashori menjelaskan kronologis kejadian terjadi pada Jumat, 26 Februari 2021 sekira pukul 05.00 WIB.

Ketika itu, korban Anggi Sadewa (20) bersama warga sedang melaksanakan salat subuh berjamaah di Mushola Darul Najjah.

Baca juga: Konsumsi Sabu di Rumah, Warga Negeri Agung Diamankan Polres Way Kanan

Baca juga: Kenal di Facebook, Gadis 15 Tahun di Way Kanan Dicabuli Pemuda yang Menyamar Jadi Pemetik Kelapa

Namun karena ada suara yang mencurigakan dari parkiran sepeda motor, korban keluar Mushola.

“Anggi benar melihat pelaku di depan mushola sedang menuntun sepeda motor Yamaha Vixion merah B 6023 EUL miliknya ke arah jalan raya,” kata AKP Riffki Bashori, Senin 1 Maret 2021.

Menyadari itu, korban langsung mengejarnya dan pelaku malah menjatuhkan sepeda motor, kemudian, pelaku langsung melarikan diri.

Beberapa saat kemudian satu di antara pelaku berhasil dikejar dan diamankan korban bersama warga sekitar.

Namun, rekan pelaku inisial M melarikan diri bersama sepeda motor Yamaha Yupiter MX yang dikendarai untuk menjalankan aksi.

Kini, pelaku dan barang bukti sepeda motor Yamaha Vixion merah B 6023 EUL, diamankan di mako Polsek Pakuan Ratu, guna dilakukan penyelidikan lebih lanjut.

Baca juga: Pengedar Sabu di Way Kanan Diringkus, Pelaku Sempat Buang Bungkusan saat Diberhentikan Polisi

Baca juga: Seusai Dilantik, Bupati Adipati Utamakan Penanganan Covid-19 di Way Kanan

Atas perbuatannya, pelaku melanggar pasal 363 KUHP tentang pencurian dan pemberatan.

"Ancaman hukumannya pidana penjara maksimal tujuh tahun," tandas AKP Riffki Bashori.

( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Penulis: anung bayuardi
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved