Bandar Lampung

Program Rumah DP Nol Persen, Cicilan Bisa di Bawah Rp 1 Juta

Sejumlah pengembang perumahan di Lampung menyambut program uang muka nol persen alias tanpa DP yang berlaku Maret 2021.

Tribunlampung.co.id/Gustina
Ilustrasi rumah subsidi. Sejumlah pengembang perumahan di Lampung menyambut program uang muka nol persen alias tanpa DP yang berlaku Maret 2021. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Sejumlah pengembang perumahan di Lampung menyambut program uang muka nol persen alias tanpa DP yang berlaku Maret 2021.

Dengan program tersebut, maka cicilan rumah subsidi bisa di bawah Rp 1 jutaan.

Hal ini seperti diungkapkan pengusaha properti dari PT Citra Manunggal Sejahtera, Hairul Effendi, Minggu (28/2/2021).

Menurutnya, untuk rumah ukuran 36 dengan luas tanah 72 meterpersegi seharga Rp 155,5 juta bisa dicicil Rp 1 jutaan ke bawah jika tanpa DP.

Baca juga: Polisi Kembangkan Keterangan Pelaku Percobaan Curanmor di Bandar Lampung

Baca juga: Warga Bandar Lampung Pilih Isuzu Traga untuk Kelancaran Bisnis

"Cicilannya selama 20 tahun. Kalau nonsubsidi itu variatif tergantung developer, tapi saat ini tergantung daya mintanya."

"Rumah dengan range harga Rp 200 juta sampai Rp 400 juta, masih dominan dicari konsumen," ujar dia.

Program DP nol persen ini, terus dia, dapat memicu minat masyarakat membeli rumah.

Namun dengan catatan, persyaratan untuk mengajukan kreditnya jangan dipersulit.

Ia mengatakan, sepanjang 2020, penjualan rumah terjun bebas.

Bahkan memasuki Maret 2020, para pengembang seperti mati suri. Hadirnya program rumah DP nol persen diharapkan membangkitkan animo warga.

Baca juga: Korban Percobaan Curanmor di Bandar Lampung Kaget Lihat Motor Sudah Tak Ada

Baca juga: Soal Belajar Tatap Muka di Bandar Lampung, Kadisdik: Kalau Sudah Zona Hijau

"Karena itu dengan program DP 0 persen ini kami optimistis bisa mendongkrak penjualan dan meningkatkan animo masyarakat untuk membeli rumah lagi," katanya.

Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Real Estate Indonesia (REI) Lampung Djoko Handoko Halim Santoso mengatakan, dengan DP nol persen ini, pengembang optimistis pasar akan kembali bergairah.

"Mungkin baru satu atau dua bulan program (DP 0 persen) ini berjalan, baru bisa kelihatan berapa jumlah pembangunan perumahan," kata dia.

Saat ini pengembang sedang menunggu juklak dan juknis terkait program DP nol persen itu.

Sebab sampai kemarin belum diketahui, program tersebut berlaku untuk perumahan yang mana.

"Apakah subsidi atau nonsubdii atau keduanya," kata dia.

Djoko berharap program DP 0 persen ini bisa bisa membuat perdagangan perumahan lebih bergairah dibandingkan tahun sebelumnya.

"Saat 2020 memang bukan sekedar lesu, seluruh bidang terkena dampak Covid."

"Mudah-mudahan dengan vaksinasi, pandemi Covid akan menurun," sebutnya.

Disinggung soal harga perumahan bersubsidi, Djoko menuturkan, saat ini harga maksimal ada di kisaran Rp 155 juta untuk ukuran 36 m2.

Unit rumah subsidi di Lampung ada sekitar 5.000-an.

"Jumlah unit rumah subsidi memang banyak karena pangsa pasar lebih luas."

"Dengan adanya DP 0 persen, semuanya tambah bergairah."

Baca juga: Kedai Veskop, Tempat Ngopi di Bandar Lampung yang Andalkan Manual Brewing

Baca juga: Cegah Pelanggaran, Propam Polresta Bandar Lampung Cek Administrasi Senjata Api

"Kita sama-sama monitor, jangan sampai ada program DP 0 persen, tapi persyaratan bertambah atau syaratnya semakin sulit. Ini perlu dikawal kebijakan pemerintah," tegasnya. ( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved