Apa Itu

Apa Itu Gaslighting, Kenali Tandanya dan Bagaimana Mengatasinya

Yuk disimak penjelasan Apa Itu Gaslighting, Kenali Tandanya dan Bagaimana Mengatasinya di bawah ini.

Penulis: Putri Salamah | Editor: romi rinando
Kompas.com
Simak, Apa Gaslighting, Kenali Tandanya dan Bagaimana Mengatasinya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID – Mari simak penjelasan Apa Itu Gaslighting, Kenali Tandanya dan Bagaimana Mengatasinya di bawah ini.

Gaslighting dalam hubungan asmara adalah fenomena nyata yang bisa terjadi pada siapa saja.

Istilah gaslighting  merupakan bentuk kekerasan mental berupa berbohong dan memanipulasi seseorang secara psikologi sampai mereka mempertanyakan kewarasannya dan menerima realitas orang lain.

Ada beberapa tanda yang menunjukan adanya fenomena gaslighting dalam sebuah hubungan.

Baca juga: Apa Itu Flek Hitam, Penyebab dan Cara Mengatasi Flek Hitam

Baca juga: Apa Itu Laser Nd YAG dan Manfaatnya Bagi Kecantikan Kulit

Menurut McNulty, beberapa orang kerap tidak menyadari adanya tanda bahaya ini dalam hubungan yang mereka jalani.

"Orang tersebut perlu mendapatkan bukti itu secara bertahap, terjadi dari waktu ke waktu, dan mengumpulkan potongan bukti tersebut untuk melihat gejala apa yang sebenarnya terjadi," ungkapnya.

Nah, agar kita terhindar, berikut tujuh tanda gaslight dalam sebuah hubungan:

1. Sering berbohong

Setiap manusia pasti pernah melakukan kesalahan. Jadi, omong kosong jika pasangan kita sama sekali tak pernah melakukan kesalahan.

Si dia pasti melakukan kebohongan untuk menutupi kesalahannya.

Baca juga: Apa Itu Sumber Energi

Baca juga: Apa Itu Tumpang Sari

Berbohong adalah tanda pasti adanya gaslighting dalam sebuah hubungan.

Mereka yang melakukan gaslighting biasanya berbohong untuk mengubah realitas orang lain.

Para gaslighters biasanya mulai dengan kebohongan kecil, kemudian melakukan kebohongan yang lebih besar.

Ketika mereka tertangkap melakukan kebohongan, bahkan dengan bukti nyata, mereka menolak untuk mengakui kebenaran.

Mereka akan terus menyangkal dan berbohong sampai kita mempertanyakan ingatan kita dan akhirnya percaya pada kebohongan yang mereka buat.

2. Bermain-main dengan rasa tidak aman pasangan

Pelaku gaslighting tahu titik kelemahan kita, termasuk rasa tidak aman, kesuksesan dan kepercayaan kita.

Mereka akan secara konsisten mengkritik hal-hal ini, membuat komentar sinis untuk menyakiti dan mengendalikan kita.

Mereka kemudian akan memberitahu kita untuk "menyelesaikannya," sehingga kita berpikir sudut pandang kita adalah hal yang keliru.

Menurut McNulty, hal ini bisa mengurangi harga diri kita dan membuat si pelaku terlihat lebih benar dan unggul.

Jika si pelaku memberikan pujian sesekali, McNulty menyarankan agar kita tak tertipu. Pujian tersebut bisa jadi hal yang membuat kita masuk ke dalam perangkapnya.

3. Perilaku dan kata-kata tidak sesuai

Meski seorang pelaku gaslighting mengatakan ia peduli dengan kita, hal itu bisa berbanding terbalik dengan apa yang dilakukannya.

Mereka memberi tahu kita apa yang ingin kita dengar, kemudian melakukan hal lain sesuai kehendaknya.

McNulty menyarankan agar kita mempertanyakan kepercayaan kita pada seseorang yang memberi janji-janji manis itu, terutama jika janji-janji manis itu sering ia lakukan.

4. Mereka memanipulasi hubungan

Gaslighters biasanya memanipulasi bagaimana kita melihat orang-orang penting dalam hidup kita.

Misalnya, ia berusaha meyakinkan jika ayah kita tidak menyayangi kita, teman kita telah melakukan fitnah, atau saudara kita berbohong.

Mereka juga akan mengembangkan hubungan dengan beberapa orang lewat cara ini, kemudian meyakinkan mereka bahwa kita gila dan mendukung proses gaslighting yang mereka lakukan.

Dengan meyakinkan semua orang di sekita kita jika mereka adalah satu-satunya orang yang dapat dipercaya, pelaku gaslighting akan menjadi dalang utama.

5. Menanyakan kewarasan kita

Setelah menerapkan berbagai cara, seorang pelaku gaslighting akan mempertanyakan kewarasan kita.

Terus-menerus mempertanyakan realitas kita adalah cara untuk membuat kita merasa ada sesuatu yang salah dengan diri sendiri.

6. Menuduh kita memiliki hal buruk yang dilakukannya

Dikenal sebagai "proyeksi" dalam terapi-berbicara, pelaku gaslighting sering menuduh korban melakukan hal buruk yang sebenarnya mereka lakukan sendiri.

Menurutnya, orang yang selingkuh melihat dunia dengan cara yang tidak dapat dipercaya karena mereka tidak mempercayainya.

Jika pasangan mereka tidak memiliki perasaan diri yang baik, pelaku gaslighting akan menuduh pasangan mereka yang melakukan perselingkuhan yang sebenarnya dilakukannya sendiri.

7. Kita merasa semakin tidak yakin pada diri sendiri

Seiring waktu, perilaku seorang gaslighter memotong kepercayaan diri seorang korbannya.

Kita mungkin menganggap semua adalah kesalahan kita dan meminta maaf sepanjang waktu, lalu bertanya-tanya apakah kita terlalu sensitif.

Kita mungkin merasa cemas dan terisolasi, dan mempertanyakan kesan, pikiran serta perasaan sehingga kesulitan mengambil keputusan.

Lalu, bagaimana cara mengatasi gaslighting?

Jika kita merasa mengalami gaslighting, McNulty menyarankan untuk menceritakan kepada orang yang kita percaya.

Sangat mungkin untuk jatuh hati pada seseorang dan menyadari mereka melakukan gaslighting setelah satu atau dua kali kencan.

Jika kita telah berkali-kali terjebak dalam situasi ini, sebaiknya kita melakukan terapi.

Menurut Pitta, kita harus mencari tahu apa penyebab kita bisa tertarik dengan pelaku gaslighting. Bisa jadi, kita adalah tipe orang yang patuh.

Biasanya, orang yang bersifat mengendalikan mencari pasangan yang bisa mereka kendalikan.

Tentunya, semua akan menjadi lebih rumit saat kita menjali hubungan jangka panjang dengan pelaku gaslighting.

Jika seseorang melakukan gaslighting karena menutupi situasi tertentu, seperti menutupi perselingkuhan, ada harapan untuk menyelamatkan hubungan jika orang tersebut benar-benar menyesal dan bersedia mencoba terapi pasangan.

Namun, jika pelaku gaslighting berusaha mengubah diri kita tetapi kita menyadari hal itu, ada kemungkinan kita bisa "sembuh".

Namun, jika seseorang perlahan-lahan melakukan gaslighting pada kita, dan mereka tidak merasakan penyesalan, mereka mungkin memiliki gangguan kepribadian yang serius.

Kita mungkin juga bergulat dengan rasa tidak aman dari diri kita atau mencari koneksi yang kuat selama masa hidup kita yang rentan.

Baca juga: Apa Itu Saham, Pengertian dan Keuntungan Saham

Baca juga: Apa Itu EFIN

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Waspadai, 7 Tanda "Gaslighting" dalam Hubungan Asmara"

Demikian, Apa Gaslighting, Kenali Tandanya dan Bagaimana Mengatasinya. ( Tribunlampung.co.id / Putri Salamah )

Sumber: Tribun Lampung
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved