Bandar Lampung

Demokrat Lampung Akan Sanksi Kader yang Ikut KLB di Deli Serdang

Wakil Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Lampung Toni Mahasan mengatakan, sampai saat ini belum ada kader yang terkonfirmasi mengikuti KLB.

Penulis: kiki adipratama | Editor: Daniel Tri Hardanto
Kompas.com
Ilustrasi. DPD Demokrat Lampung akan memberikan sanksi tegas kepada kadernya yang terbukti mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - DPD Demokrat Lampung akan memberikan sanksi tegas kepada kadernya yang terbukti mengikuti Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Wakil Direktur Eksekutif DPD Partai Demokrat Lampung Toni Mahasan mengatakan, sampai saat ini belum ada kader di Lampung yang terkonfirmasi mengikuti KLB.

"Di Lampung dipastikan tidak ada kader yang terlibat. Kader ini yang memiliki suara dalam kongres, baik ketua DPC ada di DPD hari ini. Kalau ada, sanksinya bisa dipecat," tegas Toni Mahasan, Minggu (7/3/2021).

Terkait adanya informasi kader di luar kepengurusan yang menghadiri KLB, Toni tak membantahnya.

Baca juga: Adipati Sebut KLB Demokrat di Deli Serdang Abal-abal

Baca juga: Aktivitas Kantor DPC Partai Demokrat Bandar Lampung Tetap Kondusif

Meski demikian, kata dia, kabar tersebut masih belum terkonfirmasi.

"Itu belum terkonfirmasi," kata Toni Mahasan.

"Yang pasti, katanya, ketua DPC se-Lampung ada di DPD dan telah mendeklarasikan untuk tetap loyal pada Ketua Umum Agus Harimurti Yudhoyono dan hasil kongres Demokrat V," imbuh Toni Mahasan.

Adipati Sebut Abal-abal

Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Way Kanan Raden Adipati Surya menyebut Kongres Luar Biasa (KLB) yang digelar di Deli Serdang, Sumatera Utara, tidak sah alias abal-abal.

Adipati menegaskan, KLB tersebut tidak sah karena tidak dihadiri oleh pemilik suara, yakni DPC dan DPD Partai Demokrat se-Indonesia, termasuk dirinya.

"Saya menyatakan sangat kecewa terhadap kejadian tersebut dan sangat memalukan. Menurut saya, tidak ada dalam AD/ART partai kami, tanpa dihadiri peserta DPC maupun DPD se-Indonesia, dan saya menolak KLB abal-abal itu," kata Raden Adipati kepada Tribunlampung.co.id, Minggu (7/3/2021).

Dia menegaskan, seluruh jajaran kader Partai Demokrat di Kabupaten Way Kanan akan tetap setia kepada kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Baca juga: Sikap Resmi Pemerintah soal Moeldoko Terpilih Ketua Umum Demokrat versi KLB

Baca juga: Mahfud MD Sebut Pengurus Resmi Masih AHY, Inilah 7 Profil Otak Penggagas Digelarnya KLB Demokrat!

Menurutnya, kepemimpinan AHY terlahir secara resmi dari Kongres V DPP Partai Demokrat beberapa waktu lalu.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved