Breaking News:

Paskah 2021

150 Umat Lakukan Misa Secara Offline di Gereja HKBP Kedaton dengan Mematuhi Protokol Kesehatan

Sekitar 150 umat melakukan misa secara offline di Gereja HKBP Kedaton dengan mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah.

Tribunlampung.co.id/Domi
150 Umat Lakukan Misa Secara Offline di Gereja HKBP Kedaton dengan Mematuhi Protokol Kesehatan 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Pengamanan Masa Prapaskah, terlihat petugas dari Kepolisian, TNI dan gugus tugas Covid-19 berjaga di Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Kedaton, Jumat (2/4/2021).

Sekitar 150 umat melakukan misa secara offline di Gereja HKBP Kedaton dengan mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah.

Sintua HKBP Kedaton Supriyadi Simamora mengatakan petugas dari Babinsa, Bhabinkamtibnas juga petugas dari tim gugus tugas covid-19 melakukan pengamanan di sekitar Gereja.

"Sebelum masuk umat dicek terlebih dahulu suhu tubuhnya juga barang bawaannya sebelum masuk ke dalam Gereja," kata Simarmora.

Baca juga: Polres Lampung Tengah Tempatkan Personel Amankan Peringatan Wafatnya Isa Al Masih

Baca juga: Jelang Misa, Tim Gegana Satbrimbomda Polda Lampung Sisir Sejumlah Gereja di Bandar Lampung

"Di dalam Gereja kami sudah membuat tanda silang sebagai tanda, supaya umat tetap menjaga jarak. Umat diwajibkan memakai masker. Setelah misa umat diharuskan pulang ke rumah, supaya menghindari kerumunan di dalam Gereja," sambungnya.

Simamora mengatakan misa dilakukan secara offline dan misa dilaksanakan dua kali.

"Misa dilakukan secara offline, tetapi tetap mengikuti protokol kesehatan dari pemerintah. Misa dilakukan sebanyak dua kali, di jam 9 dan setengah 5. Misa kedua diperuntuhkan untuk anak-anak dan pemuda," kata Simamora.

"Sekitar 150 umat yang hadir pada misa pertama, sesuai dengan intruksi dari pemerintah yaitu menjaga jarak dan tidak berkerumun," sambungnya.

Babinsa kedaton sertu Septianto mengatakan pelaksanaan misa di Gereja HKBP Kedaton berjalan dengan baik, sesuai dengan protokol kesehatan dari pemerintah.

"Sebelum memasuki pintu Gereje umat dicek dahulu suhu tubuhnya. Jika umat tersebut tidak sehat, dan bersuhu diatas 37.3 derajat celcius sudah ada posko dari tim gugus tugas covid-19 yang siap membantu," kata Septianto.

Baca juga: Kuliner Lampung, 1 Porsi Ayam Bakar Genit LA Garden Cuma Rp 14 Ribu, Dapat Es Teh Manis

Baca juga: Motor Mahasiswa Hilang saat Berkunjung ke Rumah Neneknya di Jagabaya II, Korban Sempat Kejar Pelaku

Bhabinkamtibnas Herisantoso mengatakan setelah dicek suhu tubuhnya, umat di cek barang bawaannya sebelum memasuki Gereja.

"Saya dan Babinsa di sini melakukan pengecekan kepada barang bawaan umat. Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan," kata Heri.

"Kami hanya melakukan upaya pencegahan sesuai intruksi dari bapak Kapolri," tutupnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Baca berita Bandar Lampung lainnya

Penulis: Dominius Desmantri Barus
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved