Breaking News:

Ramadan 2021

Observatorium Astronomi Itera Lampung Akan Amati Hilal 1 Ramadan 1442 H Sore Ini

Unit Pelaksana Teknis Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan melakukan pengamatan hilal 1 Ramadan 1442 H, pada Senin (12/4/2021) sore ini.

Dokumentasi OAIL
Ilustrasi. Unit Pelaksana Teknis Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan melakukan pengamatan hilal 1 Ramadan 1442 H, pada Senin (12/4/2021) sore ini. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Unit Pelaksana Teknis Observatorium Astronomi Itera Lampung (OAIL) akan melakukan pengamatan hilal 1 Ramadan 1442 H, pada Senin (12/4/2021) sore ini. 

Pengamatan hilal akan dilakukan mulai pukul 17.00 WIB oleh tim OAIL di dua titik lokasi yakni di Komplek Stasiun Pengamat Bulan (ALTS-7) yang berlokasi di Taman Alat UPT MKG Itera dan di atap Gedung Laboratorium Teknik (GLT) 2 Kampus Itera. 

Kepala UPT Observatorium Astronomi ITERA Lampung Dr Hakim L Malasan mengatakan, pengamatan di ALTS akan menggunakan refraktor berukuran 102 mm dan kamera CMOS monokrom dengan filter I.

Sedangkan di GLT 2 akan menggunakan refraktror 80 mm dan kamera CMOS monokrom dengan filter I.

"Tahun ini, 29 Sya’ban 1442 H bertepatan 12 April 2021, konjungsi toposentrik terjadi pukul 07:46 WIB," jelasnya kepada Tribunlampung.co.id, Senin (12/4/2021).

Pada saat matahari terbenam di Bandar Lampung pada pukul 18:01 WIB, bulan akan berada di atas horizon barat dengan umur Bulan 10 jam 15 menit.  

Dari perhitungan yang telah dilakukan, ketinggian bulan pada saat matahari tenggelam sudah mencapai +03°:03':07" dan azimut bulan sebesar +277°:19':04", dengan beda azimut -01°:27':52" dari lokasi matahari terbenam, dengan elongasi sebesar +04°:27':47".

Lebih lanjut, Hakim membeberkan, penanggalan awal bulan Hijriah ditandai dengan terlihatnya (atau terhitung dapat terlihatnya) bulan sabit muda (hilal) pada saat matahari tenggelam pada tanggal 29 bulan Hijriah. 

Jika pada tanggal 29 tersebut tidak teramati hilal atau terhitung tidak mungkin teramati, maka tanggal pada bulan Hijriah akan digenapkan menjadi 30 hari.

Mengenai penentuan awal Ramadan 1442 Hijriah, terusnya, tetap mengikuti ketetapan pemerintah Republik Indonesia melalui sidang isbat yang dikoordinasikan oleh Kementerian Agama. 

Halaman
12
Penulis: sulis setia markhamah
Editor: Noval Andriansyah
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved