Breaking News:

Pengosongan Lahan di Lampung Selatan

Warga Kecewa Pengosongan Lahan di Way Hui Tanpa Ada Kompensasi: Kami Dianggap Sampah

Tak ada kompensasi atas pengosongan paksa lahan di Way Hui, warga pemilik bangunan merasa kecewa terhadap pemerintah Provinsi Lampung.

Penulis: hanif mustafa | Editor: Reny Fitriani
Tribunlampung.co.id/Hanif
Eskavator meratakan bangunan di atas lahan milik Pemerintah Provinsi Lampung berdasarkan SK Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Selatan. Warga Kecewa Pengosongan Lahan di Way Hui Tanpa Ada Kompensasi: Kami Dianggap Sampah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Tak ada kompensasi atas pengosongan paksa lahan di Way Hui, warga pemilik bangunan merasa kecewa terhadap pemerintah Provinsi Lampung.

Adi Giwox Saputra (46) salah satu pemilik bangunan mengaku sangat kecewa atas pengosongan paksa yang dilakukan pemerintah Provinsi Lampung.

"Kami sangat kecewa apalagi kami sudah melakukan gugatan, tapi tetap ada penggusuran," ungkap Adi, Senin (19/4/2021).

Adi menuturkan jika aspirasi warga yang mendiami lahan sengketa dengan pemerintah Provinsi Lampung ini tak pernah didengar.

"Mau kami mediasi bagaimana bagusnya, tapi diundang rapat pun enggak boleh ngomong. Diundang rapat cuma sekali," tegasnya.

Adi mengaku belum ada jalan tengah atas proses pengosongan paksa ini.

"Kami akan tetap akan melakukan proses hukum kamu lakukan gugatan ke pengadilan," serunya.

Adi mengaku tidak ada kompensasi dari pemerintah atas pengosongan paksa ini.

"Tidak diberikan kompensasi, tidak ada kebijakan bantuan, kami dianggap sampah, dan kami tidak tahu mau kemana (setelah ini)," ucap Adi.

Adi sendiri menegaskan jika pengosongan paksa ini diberitahukan secara mendadak.

"Dikasih surat besoknya harus dikosongkan," tandasnya.

Perlu diketahui pemerintah Provinsi Lampung mengosongkan lahan 1.881 meter persegi di Desa Way Huwi (gerbang dua jalur Kotabaru), Jati Agung, Lampung Selatan (Lamsel).

Pemerintah Provinsi Lampung mengklaim lahan tersebut berdasarkan SK Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Lampung Selatan No. 56/HP/BPN/18.01/2019 tanggal 14 Februari 2019 dengan luas lahan 1.881 meter persegi.

( Tribunlampung.co.id / Hanif Mustafa )

Baca berita Lampung Selatan lainnya

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved