Breaking News:

Lampung Utara

Gas Elpiji 3 Kg di Lampung Utara Kembali Langka, Kalau pun Ada Harganya Rp 26-30 Ribu

Warga Kotabumi dan sekitarnya kesulitan untuk memperoleh gas bersubsidi itu.

Kompas.com
Ilustrasi - Gas Elpiji 3 Kg di Lampung Utara Kembali Langka, Kalau pun Ada Harganya Rp 26-30 Ribu 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARA - Berselang tiga hari, setelah Dinas Perdagangan Kabupaten Lampung Utara (Lampura) dan Tim Monitoring provinsi Lampung melakukan inspeksi mendadak (sidak), ke pangkalan atau agen penyalur, gas elpiji 3 kg kembali hilang dari peredaran. 

Warga Kotabumi dan sekitarnya kesulitan untuk memperoleh gas bersubsidi itu.

Kalaupun ada, gas untuk rakyat miskin itu, harganya mencapai Rp 26 ribu hingga Rp 30 ribu per-tabung.

Padahal Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18 ribu per-tabung.

Sangat ironi, sebab pada Kamis (6/5/2021) Disdag Lampura bersama tim monitoring provinsi Lampung, melakukan sidak.

Ini dilakukan untuk memastikan stok dan harga tabung gas melon aman jelang Hari Raya Idul Fitri.

Baca juga: Larang ASN Mesuji Pakai Gas Subsidi, Bupati Saply Imbau Pakai Elpiji 5,5 Kg

Nyatanya, warga kembali kesulitan untuk mendapatkan gas tabung melon itu.

Karena hampir di setiap pedagang eceran dan pangkalan, tabung gas Elpiji kosong.

Izal yang merupakan warga Kelurahan Sindangsari, Kecamatan Kotabumi, mengaku bahwa, dirinya telah keliling, baik di warung kecil hingga pangkalan gas Elpiji 3kg, tampak tak ada.

Meski ada harganya melambung tinggi berkisar diangka Rp 26 ribu hingga Rp 30 ribu rupiah per tabung.

Baca juga: Gas Elpiji 3 Kg Langka di Tubaba karena Kebanyakan Dinikmati Warga Mampu

Halaman
123
Penulis: anung bayuardi
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved