Kasus Corona di Metro

Klaster Keluarga Dominasi Penambahan Kasus Covid-19 di Metro

Dalam dua hari pasien positif Covid-19 di Kota Metro tambah 22 kasus, satu di antaranya meninggal dunia.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Reny Fitriani
shutterstock
ilustrasi - Klaster Keluarga Dominasi Penambahan Kasus Covid-19 di Metro 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Dalam dua hari pasien positif Covid-19 di Kota Metro tambah 22 kasus, satu di antaranya meninggal dunia.

Total warga terkonfirmasi hingga saat ini sebanyak 1.056 orang.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti mengatakan, klaster keluarga mendominasi 22 kasus positif dalam dua hari.

Adapun penambahan terjadi pada pasien 1.035 usia 67 tahun warga Banjarsari positif pada 21 Mei dari hasil TCM RSU Ahmad Yani, 1.036 usia 46 tahun merupakan perawat salah satu RS, dan 1.036 usia 37 tahun asal Tejoagung.

Selanjutnya pasien 1.038 usia 43 tahun dan 1.039 usia 41 tahun asal Yosorejo merupakan pasangan suami istri yang baru pulang dari Kalimantan.

Pasien 1.040 usia 49 tahun dan 1.041 usia 19 tahun merupakan ibu dan anak asal Margorejo.

Baca juga: Bertambah 12 Kasus Positif Covid-19 di Metro, Ada Klaster Keluarga dan Perkantoran

"Keduanya merupakan istri dan anak atau hasil tracing pasien nomor 1.033 yang lebih dulu terkonfirmasi," tukasnya, Rabu (26/5/2021).

Kemudian pasien 1.042 warga Metro Pusat dinyatakan positif pada 23 Mei dengan keluhan batuk dan lemas.

Pasien 1.043 usia 63 tahun asal Hadimulyo Barat merupakan ibu rumah tangga.

Pada 22 Mei sekitar pukul 03.55 WIB, masuk UGD RSU Ahmad Yani dengan keluhan pusing dan sesak, serta mempunyai riwayat DM tipe 2.

Baca juga: 3 Kasus Baru Covid-19 di Tanggamus, Satu Pasien Isolasi di Rumah Sakit

Saat dirapid antigen reaktif, lalu diswab positif.

"23 Mei sekitar pukul 04.00 WIB, kondisi pasien makin menurun dan 04.15 WIB dinyatakan meninggal dunia," tuturnya. Sementara pasien 1.044 usia 52 tahun dan 1.045 usia 48 tahun asal Iringmulyo juga merupakan pasangan suami istri.

Erla menjelaskan, penambahan dari klaster keluarga juga terjadi pada pasien 1.046 usia 58 tahun, 1.047 usia 40 tahun, 1.048 usia 37 tahun, dan 1.049 usia 26 tahun asal Banjarsari, Metro Utara.

"Keempatnya merupakan ibu, anak, dan istri pasien 1.035 yang lebih dulu terkonfirmasi positif," tukasnya. Klaster keluarga lainnya juga terjadi pasa pasien 1.050 usia 88 tahun, 1.051 usia 58 tahun, 1.052 usia 57 tahun, dan 1.053 usia 26 tahun warga Ganjar Agung Metro Barat.

Empat pasien merupakan ibu, anak, menantu, dan cucu yang tinggal serumah.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved