Breaking News:

Kasus Corona di Metro

Bertambah 11 Kasus Positif di Metro, 2 Pasien Meninggal Dunia

Kasus positif Covid-19 Kota Metro tambah 11, dua pasien dinyatakan meninggal dunia.

Dokumentasi
Ilustrasi - Bertambah 11 Kasus Positif di Metro, 2 Pasien Meninggal Dunia 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Kasus positif Covid-19 Kota Metro tambah 11, dua pasien dinyatakan meninggal dunia.

Total kasus terkonfirmasi hingga saat ini sebanyak 1.090 kasus.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti mengatakan, penambahan kasus terjadi pada pasien 1.080 usia 63 tahun, 1.081 usia 60 tahun, 1.082 usia 37 tahun, dan 1.083 usia 37 tahun.

Keempatnya merupakan bapak, ibu, anak, dan menantu asal Iringmulyo.

"Pada 9 Mei kedatangan anak dari Pringsewu, waktu rapid antigen reaktif. Lalu 19 Mei sekeluarga rapid antigen mandiri reaktif, tanggal 24 Mei diswab. Bapaknya atau pasien 1.080 ada riwayat jantung. Tanggal 25 Mei sekitar 04.30 WIB, dibawa ke UGD Ahmad Yani dengan keluhan tidak sadarkan diri," tukasnya, Senin (31/5/2021).

Erla menjelaskan, sekitar pukul 05.00 WIB pasien dinyatakan meninggal dunia.

Baca juga: Ada Covid-19, Pemkab Lampung Selatan Tunda Rencana Pengadaan Randis

Lalu tanggal 29 Mei hasil swab positif.

Pasien selanjutnya nomor 1.084 asal Purwoasri, dengan riwayat perjalanan berkunjung ke rumah keluarga di Bungur Lampung Timur. 

"Pasien 1.085 usia 23 tahun warga Ganjar Asri, 1.086 usia 47 tahun asal Yosomulyo merupakan ASN di Polres Metro, 1.087 usia 34 tahun warga Mulyojati, 1.088 usia 27 tahun asal Yosorejo merupakan istri pasien positif nomor 1.031, dan 1.089 usia 27 tahun asal Yosodadi," imbuhnya.

Kemudian pasien 1.090 usia 59 tahun asal Tejosari, merupakan buruh tani. Pada 13 Mei kedatangan keponakan dari luar Metro.

Baca juga: Prakiraan Cuaca Hari Ini 31 Mei 2021 di Lampung Tengah, Metro dan Lampung Timur

Lalu 21 Mei dibawa ke UGD RS Mardi dengan keluhan mual, muntah dan nyeri perut.

Pasien ada riwayat DM tipe 2.

Saat rapid antigen reaktif, selanjutnya diswab pada 24 Mei.

"Tanggal 25 Mei sekitar 08.30 WIB, sesak dan penurunan kesadaran, lalu 09.00 WIB koma, TD tak terbaca, SPO2 tak terbaca lalu dilakukan rjp.  Pukul 09.10 WIB EKG flat, dan pasien dinyatakan meninggal dunia. Lalu 29 Mei hasil swab keluar dinyatakan positif," tuntasnya.

( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Penulis: Indra Simanjuntak
Editor: Reny Fitriani
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved