Kasus Corona di Lampung

1.015 Orang di Lampung Meninggal Dunia Akibat Covid-19

Berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, jumlah kasus kematian akibat Covid totalnya saat ini mencapai 1.015 orang.

Editor: Reny Fitriani
shutterstock
Ilustrasi - 1.015 Orang di Lampung Meninggal Dunia Akibat Covid-19 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Masyarakat Lampung harus terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat di mana pun berada.

Berdasarkan catatan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Lampung, jumlah kasus kematian akibat Covid totalnya saat ini mencapai 1.015 orang.

"Angka kematian akibat Covid-19 masih cukup tinggi. Berdasarkan hasil evaluasi kasus kematian tertinggi didominasi oleh lansia berusia di atas 60 tahun," jelas Juru Bicara Satgas Penanganan Covid Lampung, dr Reihana, Selasa (1/6/2021).

Para lansia yang meninggal dunia akibat Covid ini juga memiliki penyakit penyerta.

Seperti, hipertensi, jantung hingga gagal ginjal.

Reihana meneruskan, angka kematian yang masih cukup tinggi juga diakibatkan oleh sistem rujukan terintegrsi (Sisrute) yang belum berjalan secara maksimal.

Baca juga: Kasus Meninggal Akibat Covid-19 di Lampung Tembus 1.015 Kasus, Didominasi Lansia

Ia mengatakan, rumah sakit yang akan merujuk pasien harus menggunakan Sisrute.

Ini agar pihak rumah sakit bisa menyiapkan segala sesuatunya sehingga tidak terjadi penumpukan.

Untuk kasus Covid sendiri pada Selasa kemarin, terdapat tambahan 97 pasien terkonfirmasi positif Covid-19.

Dengan tambahan tersebut, maka kasus terkonfirmasi menjadi 18.294 orang.

Baca juga: Hamil Tua, Perawat di Bandar Lampung Meninggal Dunia karena Terpapar Covid-19

Namun dari jumlah tersebut, sebanyak 16.408 pasien sudah sembuh ataupun selesai isolasi.

Sementara itu, selama pelaksanaan penyekatan, terdapat 1.351 orang yang terkonfirmasi positif corona dari 160.253 yang dilakukan rapid antigen di 7 posko penyekatan.

Wakil Ketua IDI Provinsi Lampung dr Boy Zaghul Zaini mengatakan, pemerintah telah berusaha mengingatkan dan mengimbau masyarakat guna mencegah penularan Covid.

"Seperti saat mau mudik, diminta putar balik. Namun masyarakat masih curi-curi, lewat jalan darat dan laut. Diskes dan aparat sudah bersusah payah mengingatkan, tetapi masyarakatnya tidak taat prokes," kata dia.

Karena itu, ia mengajak semua pihak untuk kembali menjaga prokes pencegahan Covid serta meningkatkan imunitas tubuh.

( Tribunlampung.co.id / Bayu Saputra )

Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved