Breaking News:

Metro

Pusat Perbelanjaan dan Toko Modern di Metro Diinstruksikan Tutup Jam 8 Malam

Wali Kota Metro keluarkan Instruksi Nomor 9/INS/LL-01/2021 tentang PPKM berbasis mikro, Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti sebut toko bu

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Hanif Mustafa
tribun lampung/Indra Simanjuntak
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti memberi keterangan jika Kota Metro memberlakukan PPKM Mikro dengan target toko hanya buka sampai 20.00 WIB. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wali Kota Metro keluarkan Instruksi Nomor 9/INS/LL-01/2021 tentang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) berbasis mikro dan mengoptimalkan Kampung Tangguh Nusantara (KTN) dalam rangka pengendalian Covid-19 di Kota Metro pada zona merah.

Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti mengatakan kebijakan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat lebih ditingkatkan kembali mengingat status zona merah berdasarkan penilaian gugus tugas covid-19 pusat.

Di antaranya, pembatasan tempat kerja perkantoran dengan menerapkan work from home (WFH) sebesar 75 persen dan work from office (WFO) sebesar 25 persen, dengan memberlakukan protokol kesehatan secara lebih ketat.

Sementara kegiatan belajar mengajar tetap secara daring dan untuk sektor esensial seperti kesehatan, bahan pangan, makanan, minuman energi, komunikasi dan teknologi informasi dapat tetap beroperasi 100 persen. 

Namun, dengan peraturan jam operasional, kapasitas dan penerapan protokol kesehatan secara lebih kuat. Kegiatan restoran, rumah makan, warung pedagang kaki lima yang melakukan aktivitas di tempat hanya sebesar 50 persen dari kapasitas tempat duduk. 

Baca juga: Wakil Dekan FKIP UM Metro Serahkan Piala Juara Pilmapres Tingkat Fakultas

"Untuk layanan makanan melalui pesan antar tetap diizinkan. Lalu pembatasan jam operasional untuk pusat pembelanjaan mall atau toko modern sampai dengan jam 20.00 WIB. Sedangkan warung tenda atau angkringan sampai dengan jam 22.00 WIB," tukasnya, Jumat (18/6/2021). 

Erla menambahkan kegiatan di tempat ibadah dibatasi secara ketat dan lebih mengoptimalkan pelayanan ibadah di rumah.

Sementara destinasi wisata, tempat hiburan seperti karaoke, warnet/game online, tempat olahraga dan kegiatan usaha sejenis lainnya dan sarana penunjang lain dilarang. 

"Pelarangan juga berlaku pada kegiatan di fasilitas umum dan kegiatan sosial budaya kemasyarakatan lainnya yang menimbulkan kerumunan," imbuhnya. Instruksi Wali Kota Nomor 9 berlaku mulai 15 Juni hingga 28 Juni 2021. ( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjutak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved