Breaking News:

Tulangbawang

Revitalisasi, Petambak Dipasena Tulangbawang Butuh 9 Ekskavator

Petambak Dipasena di Kecamatan Rawajtu Timur Kabupaten Tulangbawang masih membutuhkan sekitar sembilan unit Eksavator

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: soni
Dokumentasi Petambak Dipasena
Ekskavator yang dibeli para petambak Dipasena di Kecamatan Rawajitu Timur, Tulangbawang. Mereka membeli satu unit ekskavator hasil swadaya petambak seharga Rp 1,6 miliar. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, RAWAJITU - Petambak Dipasena di Kecamatan Rawajtu Timur Kabupaten Tulangbawang masih membutuhkan sekitar sembilan unit ekskavator lagi untuk revitalisasi tambak yang memiliki luas 16.250 hektar.

Pasalnya, dengan luasan areal tambak itu, jumlah ideal ekskavator yang dibutuhkan untuk pengerukan tambak sekitar 16 unit.

Sementara, yang ada saat ini baru berjumlah 7 unit ekskavator.

"Idealnya 16 unit dengan luasan 16.250 hektar tambak ini. Yang kita punya baru tujuh, lima (eksavator) unit beli hasil swadaya petambak dan dua unit bantuan dari pemerintahan," ungkap Ari Suharso, petambak Dipasena kepada Tribun, Senin (21/06).

Baca juga: Petambak Dipasena Tulangbawang Beli Ekskavator Harga Rp 1,6 Miliar, Hasil Swadaya

Ari mengatakan, lima unit ekskavator merupakan hasil swadaya petambak yang dibeli patungan sejak 2013 lalu.

Selama ini, eksavator yang telah ada digunakan secara bergantian oleh petambak untuk mengeruk lumpur yang ada dalam tambak.

"Jadi dengan luasan areal tambak kita, jumlah eksavator yang ada masih kurang. Supaya maksimal mesti ada 16 unit," kata Ari.

Dari jumlah 16.250 hektar areal tambak yang ada di Dipasena, saat ini baru 3000 hektar yang sudah berjalan budidaya mandiri udang.

Dari jumlah 3000 hektar yang sudah beroperasi itu, Ari mengatakan, kapasitas panennya sudah mencapainya 30 sampai 60 ton perhari. 

"Sisanya masih status lahan HGU," ungkap Ari. (endra)

Caption: Bupati Tulangbawang Winarti bersama Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Ketua Komisi IV DPR RI Sudin, menyaksikan panen raya udang petambak di Dipasena Kecamatan Rawajitu Timur, Selasa (16/06) pekan kemarin.

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved