Breaking News:

Metro

PPKM Mikro di Kota Metro Sudah Masuk Tahap Kelima

Wali Kota Metro Wahdi menyebut, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro di Metro sudah masuk tahap ke-5.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Ilustrasi Wali Kota Metro Wahdi saat memberikan keterangan kepada awak media. Wahdi menyebut, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro di Metro sudah masuk tahap ke-5. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Wali Kota Metro Wahdi menyebut, pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat atau PPKM mikro di Metro sudah masuk tahap ke-5.

Hal tersebut disampaikan Wahdi mengingat saat ini seluruh area Jawa dan Bali memberlakukan PPKM darurat.

"Beberapa pekan lalu Kota Metro masuk zona merah dengan persentase 83.3 persen."

"Namun seminggu kemudian masuk zona oranye kembali."

"Laporan angka kasus positif Covid-19 tercatat sebanyak delapan orang per hari," ujar Wahdi, Sabtu (3/7/2021).

Baca juga: PPKM Darurat Sudah Berlaku, Pelabuhan Bakauheni-Merak Tetap Normal

Sementara angka kesembuhan mencapai 89 persen dan angka kematian menurun dari 4,8 persen menjadi 4,5 persen.

Wali Kota juga berharap adanya backup Rumah Sakit rujukan dalam menangani Covid-19 bila terjadi lonjakan kasus.

Saat ini, terus Wahdi, Kota Metro telah melakukan kegiatan vaksin massal per 30 Juni 2021 sampai hingga 1 Juli 2021.

"Kabar baiknya, Metro menjadi PPKM terbaik zona sumatera dan nasional."

"Namun, hingga kini Rumah Sakit rujukan di Metro masih ada kendala," ungkapnya.

Baca juga: Ada Klaster Keluarga di Metro, Ayah-Anak dan Suami-Istri

Adapun kendala berupa kurangnya ventilator sebagai alat untuk meningkatkan angka kesembuhan dan menurunkan angka kematian. ( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved