Breaking News:

Metro

Pemkot Metro akan Tindak Tegas Tempat Usaha Melanggar PPKM Mikro

Pemerintah Kota Metro akan menindak tegas pelaku usaha yang melanggara PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) mikro.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Walikota Metro Wahdi saat memberikan keterangan kepada awak media. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO – Pemerintah Kota Metro akan menindak tegas pelaku usaha yang melanggara PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) mikro.

"Kita sudah imbau dan ada sanksi. Saya juga sudah perintahkan untuk menertibkan. Bahkan sudah dari kemarin,” terang Wali Kota Wahdi saat dikonfirmasi awak media pada Jumat, 9 Juli 2021.

“Saya juga sudah berkoordinasi dengan Kejari," lanjutnya.

Wahdi mengatakan, masyarakat dan pelaku usaha agar dapat menaati PPKM mikro untuk menekan penyebaran covid-19 di wilayah setempat.

Dimana kedisiplinan dalam menerapkan protokol kesehatan (Prokes) hal yang paling utama. 

Baca juga: Bandar Lampung PPKM Darurat Apakah Sama seperti Jakarta dan Apa Bedanya dengan PPKM Mikro

Penerapan PPKM mikro Kota Metro menetapkan pusat pembelanjaan atau mall serta pusat perdagangan hanya diperbolehkan beroperasi hingga pukul 17.00 WIB.

Namun, pemberlakukan aturan belum sepenuhnya dilaksanakan bagi para pelaku usaha.

Pantauan di lapangan, sejumlah mini market masih buka hingga pukul 22.00 WIB. Kondisi itu pun menuai protes dari pelaku usaha yang taat aturan PPKM.

"Harusnya diberlakukan semua seperti di Bandar Lampung. Bukan cemburu, tapi ini upaya kita bersama untuk memutus penyebaran Covid-19,” ujar salah satu pelaku usaha di Metro yang enggan namanya disebut.

“Itu toko modern retail banyak yang buka kok. Cek saja malam," terangnya.( Tribunlampung.co.id / Indra Simanjuntak )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved