Breaking News:

Lampung Utara

Satreskrim Polres Lampung Utara Amankan Satu Tersangka Curat yang Sempat Buron

Satreskrim Polres Lampung Utara mengamankan satu orang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat).

Penulis: anung bayuardi | Editor: Dedi Sutomo
Dokumen Polres Lampura
Satreskrim Polres Lampung Utara amankan pelaku curat yang sempat buron. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG UTARASatreskrim Polres Lampung Utara mengamankan satu orang pelaku pencurian dengan pemberatan (curat).

Penangkapan dipimpin langsung oleh Kasatreskrim Ajun Komisaris Polisi Gigi Andri Putranto.

AKP Gigi Andri Putranto mewakili Kapolres Lampung Utara AKBP Bambang Yudho Martono mengatakan, pelaku curat yang diamankan berinisial RDI (23) warga Sindang Sari Kecamatan Kotabumi.

Tersangka selama ini masuk dalam DPO ( Daftar Pencarian Orang).

Kasus curat yang dilakukan tersangka masuk laporan polisi nomor LP /1219/B/XI/2018/ Polda Lampung/Res LU tanggal 28 November 2018.

Baca juga: Tim Satgas Kala Hitam Polres Mesuji Amankan DPO Pelaku Curat

Pelapor adalah Tri Handoko Setiawan (28), seorang honorer SMP N 07 yang merupakan warga Kelapa Tujuh Kotabumi.

Lokasi kejadian di SMP N 07 Kotabumi Jl. Stadion Barat No. 45 Kel. Kelapa Tujuh, Kotabumi Selatan, Lampung Utara.

Gigih mengatakan, modus pelaku RDI masuk dengan cara mendongkel jendela ruang guru. Setelah berhasil,  pelaku masuk keruang tata usaha (TU), membongkar lemari, laci meja yang ada diruangan.

Selanjutnya, pelaku mengambil 9 unit laptop yang ada di ruang guru TU tersebut.

“Penangkapan ini merupakan pengembangan dari rekan pelaku yang terlebih dahulu telah diamankan,” kata Gigih, Minggu (11/7/2021).

Setelah sempat buron, polisi lalu mengetahui keberadaan pelaku. RDI pulang ke kediaman mertuanya di Desa Blambangan, Blambangan Pagar.

“Tersangka sempat melarikan diri ke Jawa. Disana tersangka bekerja serabutan,” ujar Gigih.

Polisi sebelumnya telah mengamankan beberapa barang bukti berupa 1 (satu) unit laptop Asus warna Hijau, 1 (satu) unit laptop Toshiba warna hitam dan 1 (satu) unit laptop Fujitsu warna hitam telah disita dan dilimpahkan ke JPU terdahulu.

Kini pelaku RDI diamankan di Mapolres Lampung Utara untuk pemeriksaan lebih lanjut. Pelaku akan dijerat dengan Pasal 363 KUHPidana dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.( Tribunlampung.co.id / Anung Bayuardi )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved