Breaking News:

Kasus Corona di Metro

Tak Mau Berobat, Guru Honorer di Metro Meninggal karena Covid-19

Kepala Dinas Kesehatan Metro Erla Andrianti mengatakan, pasien 1.522 itu berusia 39 tahun yang merupakan guru honorer TK.

Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id/Indra Simanjuntak
Kepala Dinas Kesehatan Metro Erla Andrianti mengatakan, seorang guru honorer meninggal dunia karena terjangkit Covid-19. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Seorang guru di Metro meninggal dunia akibat terjangkit Covid-19.

Kepala Dinas Kesehatan Metro Erla Andrianti mengatakan, pasien 1.522 itu berusia 39 tahun yang merupakan guru honorer TK.

Ia memiliki riwayat penyakit hipertensi dan diabetes.

Pada 4 Juli mengeluh demam dan batuk, namun tidak mau berobat.

Baca juga: Penyanyi Afgan Syahreza Positif Covid-19, Ungkap Kondisi Terkini

Pada 10 Juli mengeluh merasa sesak dan tetap tidak mau berobat.

"Pada 11 Juli, sekitar pukul 02.00 WIB dibawa keluarga ke puskes. Saat diperiksa saturasi sekitar 35 persen dan langsung dirujuk ke UGD RSU Ahmad Yani. Dirapid antigen positif. Pukul 09.30 WIB perburukan dan 10.00 WIB dinyatakan meninggal dunia," beber Erla, Selasa (13/7/2021).

Kasus Covid-19 di Metro terus bertambah.

Data terbaru, ada 21 kasus Covid-19 yang tercatat Dinas Kesehatan Metro, Selasa (13/7/2021).

Dengan demikian, total kasus di Metro mencapai 1.528 kasus.

Baca juga: Awalnya Takut Disuntik, 250 Napi Rutan Menggala Lampung Divaksin Covid-19

Klaster keluarga masih mendominasi penambahan kasus Covid-19 di Kota Pendidikan tersebut.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved