Breaking News:

PPKM Darurat di Bandar Lampung

Langgar Jam Operasional PPKM Darurat di Bandar Lampung, Kafe Tokyo Space Disegel

Penyegelan dilakukan karena kafe tersebut dinilai melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Bandar Lampung.

Tribunlampung / V Soma Ferrer
Satgas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung menyegel Kafe Tokyo Space, Jumat (23/7/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Kafe Tokyo Space disegel Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung, Jumat (23/7/2021).

Penyegelan dilakukan karena kafe tersebut dinilai melanggar aturan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Bandar Lampung.

"Kita segel karena sehari sebelumnya, Kamis (22/7/2021) malam, Tim Yustisi Satgas Penanganan Covid-19 melakukan patroli dan didapati salah satu kafe melanggar aturan PPKM," kata Sekretaris Tim Yustisi Bandar Lampung Meilisa seusai penyegelan.

Adapun pelanggaran yang dilakukan Tokyo Space ialah melebihi batas waktu operasional yang ditentukan.

Baca juga: 5 Gerai Bakso Sony Disegel Pemkot Bandar Lampung

Selain itu, ditemukan kerumuman pengunjung.

"Tokyo Space ini pukul 23.45 WIB masih beroperasi dan masih terdapat adanya pengunjung yang datang," kata dia.

Kafe itu melanggar Instruksi Wali Kota Bandar Lampung Nomor 5 Tahun 2021 tentang Perpanjangan PPKM.

Penyegelan dilakukan akibat dari tidak diindahkannya peringatan-peringatan sebelumnya.

Alhasil, kata Meilisa, tempat usaha tersebut ditutup selama tujuh hari.

Baca juga: Lagi, 5 Gerai Bakso Sony di Bandar Lampung Disegel

Apabila tidak diindahkan, penutupan akan diperpanjang menjadi 14 hari.

"Teknisnya, setiap tempat usaha yang ada di Bandar Lampung kita lakukan pengawasan setiap malamnya," kata Meilisa.

"Penindakan dilakukan secara humanis dengan meminta agar anjuran pemerintah mengenai protokol kesehatan untuk dilaksanakan," lanjutnya.

Kabagops Polresta Bandar Lampung Kompol Hakim Rambe menambahkan, penyegelan tersebut merupakan tindakan tegas pertama pada masa PPKM Darurat di Bandar Lampung.

"32 orang kita amankan dari operasi semalam. Rinciannya, 11 orang karyawan dan sisanya merupakan pengunjung," kata dia.

( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved