Breaking News:

Bandar Lampung

Wali Kota Eva: Pariwisata Masih Tutup 100% di Perpanjangan PPKM Level 4

Wali Kota Eva Dwiana menyebut objek pariwisata dan rekreasi masih akan tetap diminta tutup

Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: soni
Tribunlampung / Deni Saputra
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Wali Kota Eva Dwiana menyebut objek pariwisata dan rekreasi masih akan tetap diminta tutup 100 persen di masa perpanjangan PPKM Level 4 pada 26 Juli hingga 2 Agustus mendatang.

Menurutnya, keputusan itu senada dengan instruksi dari Pemerintah Pusat prihal pembatasan kegiatan masyarakat di masa pandemi covid-19.

"Kita (pemerintah daerah) tidak akan melanggar. Ini harus dijalankan," kata Eva Dwiana, Senin (26/7/2021).

Dimana, tidak diizinkannya objek pariwisata di Bandar Lampung tersebut telah dimulai saat mulai menjalani PPKM pertama kali pada 7-11 Juli dengan menerapkan PPKM mikro.

Kemudian 12-20 Juli 2021 yang levelnya naik menjadi PPKM darurat. PPKM di Bandar Lampung berlanjut pada 21-25 Juli dengan status PPKM level 4. Sebelum akhirnya mengalami perpanjangan, 26 Juli-2 Agustus sesuai kebijakan pemerintah pusat.

Baca juga: PPKM di Bandar Lampung, Omzet Tempat Wisata Anjlok 100 Persen

Ia mengatakan, pada masa PPKM Level 4 periode 26 Juli hingga 2 Agustus, hanya sektor pariwisata lah yang tidak mendapatkan akses operasional.

"Sementara beberapa lainnya mendapat pelonggaran aturan sesuai aturan yang diberikan pemerintah pusat," ucapnya.

Pertama, pasar tradisional dan pasar basah dibatasi jam operasionalnya mulai pukul 7 pagi hingga pukul 5 sore.

Kedua, pedagang kaki lima, toko kelontong, laundry, pedagang asongan, pasar batik (tekstil dan garmen) dan sejenis dibatasi jam operasionalnya mulai pukul 8 pagi hingga 3 sore.

Ketiga, warung makan, cafe dan sejenis dengan lokasi usaha di lokasi perbelanjaan jam operasionalnya dimulai pukul 7 pagi hingga 9 malam dan tidak menerima makan ditempat. Untuk kriteria khusus, bagi tempat makan dengan lokasi yang dikelola sendiri bisa melayani makan ditempat dengan batas kapasitas pengunjung maksimal 25 persen.

Kegiatan pusat perbelanjaan, mal ditutup sementara kecuali akses untuk supermarket. Adapun jam operasional super market ialah jam 7 pagi hingga 8 malam.

"Memang apa yang kita hadirkan cukup berat, namun dengan kolaboratifnya setiap elemen, Insyaalah Bandar Lqmpung segera masuk ke zona aman," kata Eva.( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved