Breaking News:

Pringsewu

Dampak Pandemi Covid-19, Buruh di Pringsewu Lampung Sepi Job

Pandemi Covid-19 membawa dampak besar terhadap kaum menengah ke bawah di Pringsewu, Lampung.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung / Robertus Didik
Ketua Komisi I DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan (batik biru) mengadakan reses secara door to door, Selasa (27/7/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Pandemi Covid-19 membawa dampak besar terhadap kaum menengah ke bawah di Pringsewu, Lampung.

Suroto, petani asal Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu, mengatakan, kondisi itu diperparah harga hasil pertanian yang tidak menggembirakan.

Suroto mengungkapkan, harga padi kini hanya berkisar Rp 4.500-Rp 4.600 per kilogram.

Padahal sebelumnya sempat mencapai Rp 5.500 per kilogram.

Baca juga: Viral Gerbong Kereta Api Dipakai Isolasi Mandiri Pasien Covid-19, Fasilitasnya Lengkap

"Sedangkan sekarang mau menanam, pupuk susah dan harganya mahal," ujar Suroto, Selasa (27/7/2021).

Hal sama dikatakan Budi, buruh harian lepas di Pringsewu, mengaku saat ini sepi job.

Menurut warga Pekon Sukoharjo I, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu ini, orang yang biasa mempekerjakan buruh sepertinya juga terdampak Covid-19.

Ia pun mengharapkan solusi supaya buruh bisa bekerja seperti biasa lagi.

Keluhan tersebut disampaikan warga dalam reses anggota DPRD Pringsewu Sagang Nainggolan.

Baca juga: Fakta di Balik Video Viral Satpam Tes Air Keran Hasilnya Positif Covid-19

Sagang mengungkapkan, reses kali ini dilaksanakan dengan mendatangi warga secara door to door.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved