Breaking News:

Pringsewu

JPU Tolak Eksepsi Terdakwa Kasus Asusila Anak di Bawah Usia di Pringsewu Lampung

Eksepsi yang diajukan kuasa hukum terdakwa kasus asusila anak di bawah usia di Pringsewu, Lampung, ditolak JPU Kejari Pringsewu.

Penulis: Robertus Didik Budiawan Cahyono | Editor: Noval Andriansyah
Tribunlampung.co.id/R Didik Budiawan C
JPU dari Kejari Pringsewu, Lampung, Desna Indah Meysari saat diwawancarai. Eksepsi yang diajukan kuasa hukum terdakwa kasus asusila anak di bawah usia di Pringsewu, Lampung, ditolak JPU Kejari Pringsewu. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, PRINGSEWU - Eksepsi yang diajukan kuasa hukum terdakwa kasus asusila anak di bawah usia di Pringsewu, Lampung, ditolak jaksa penuntut umum alias JPU Kejari Pringsewu.

JPU dari Kejari Pringsewu, Desna Indah Meysari memastikan, pihaknya tidak menerima eksepsi yang diajukan M Anton Subagyo, kuasa hukum terdakwa, Febry Wijaya  (29).

Penolakan terhadap eksepsi tersebut dibacakan JPU dalam sidang di Pengadilan Negeri Kota Agung, Kabupaten Tanggamus dengan Nomor Perkara: 198/Pid.Sus/2021/PN Kot, pada Rabu, 28 Juli 2021.

Menanggapi eksepsi terdakwa melalui kuasa hukumnya, advokat senior di Bandar Lampung, Lampung Grace Nugroho menegaskan, tetap mendukung upaya penegak hukum dalam mengadili pelaku kejahatan seksual terhadap anak. 

Grace Nugroho juga berharap dukungan juga muncul dari semua lapisan masyarakat agar kasus kejahatan seksual terhadap anak tidak terulang dan meminta korban lain. 

Bagi Grace, anak-anak adalah masa depan bangsa. Oleh karenanya masyarakat harus ikut mengawal kasus ini. 

Sementara dari Jakarta, Wakil Ketua Umum Persaudaraan Penasihat Hukum Indonesia (Peradi Pergerakan) Hermawi F Taslim, yang juga anggota Tim Pembela Joko Widodo–Ma’ruf Amin dalam persidangan MK pada Pilpres 2019, menegaskan kembali sikapnya.

Dia mengatakan, harus ada efek jera bagi para pelaku dengan memberi hukum yang berat sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca juga: Kasus Asusila Pringsewu Lampung Bergulir di Pengadilan, JPU Nilai Keberatan Terdakwa Tak Beralasan

Baca juga: Gadis 16 Tahun Jadi Korban Asusila Sopir Travel, Pelaku Mengaku Tak Tahan

Hermawi Taslim memberi apresiasi khusus kepada para jaksa dan majelis hakim yang memberi atensi atau perhatian atas kasus asusila terhadap anak-nak.

Keberatan Kuasa Hukum terdakwa dengan menyatakan ketika dilakukan penyidikan di kepolisian Febry Wijaya tidak didampingi oleh penasehat hukum. 

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved