Apa Itu
Apa Itu Kalimat Majemuk dan Jenisnya
Simak, berikut ini akan dijelaskan soal apa itu kalimat mejemuk dan jenis kalimat majemuk.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Heribertus Sulis
Struktur kalimat di dalamnya terdapat paling sedikit dua kalimat dasar dan masing-masing dapat berdiri sendiri sebagai kalimat tunggal.
Berdasarkan konjungsi yang digunakan, kalimat majemuk setara dibagi menjadi empat jenis, yaitu:
Kalimat majemuk yang menyatakan penjumlahan
Jenis kalimat ini disebut juga aditif. Jenis kalimat ini menggunakan konjungsi yang memperlihatkan hubungan penjumlahan dari kalimat dasar. Contoh konjungsinya adalah dan, serta, lagipula.
Contoh: Aku membacakan buku dongeng dan adik-adik menyimak dengan antusias.
Ibu membersihkan gudang di hari libur, ayah menata kebun, serta aku membereskan kamar tidur.
Kita seharian hanya mengerjakan tugas tanpa pelajaran lisan, lagipula guru sedang ada rapat.
Kalimat majemuk yang menyatakan urutan peristiwa
Dalam kalimat jenis ini, meski sudah memakai konjungsi sebagai penghubung antardasar kalimat, tetapi tetap dibutuhkan tanda koma sebagai pembatas.
Kalimat ini menggunakan konjungsi yang menghubungan urutan peritiwa, seperti lalu, lantas, terus, dan kemudian.
Contoh kalimat majemuk yang menyatakan urutan peristiwa adalah:
Saya tinggal di Bandung, lalu keluarga pindah ke Yogyakarta.
Teman sekelas saya mengendarai motor tanpa mengenakan helm, lantas polisi lalu lintas menghentikan mereka.
Kamu tuang putih telur dalam wadah, terus kamu kocok putih telur menggunakan mixer sampai mengembang.
Saya membayar ongkos pada supir angkot, kemudian ia memberi uang kembalian dengan jumlah yang pas.