Apa Itu
Apa Itu Kalimat Majemuk dan Jenisnya
Simak, berikut ini akan dijelaskan soal apa itu kalimat mejemuk dan jenis kalimat majemuk.
Penulis: Putri Salamah | Editor: Heribertus Sulis
Kalimat majemuk yang menyatakan pemilihan
Jenis kalimat ini ditandai dengan kata penghubung atau.
Hubungan pemilihan pada dua atau lebih kalimat dasar juga dapat ditunjukkan dengan kata apa(kah).
Contoh: Dia ingin mengikuti kegiatan ekstrakurikuler basket, atau kegiatan fisik lain yang bisa mengisi kekosongan aktivitas di akhir pekan.
Buku baru yang kamu pesan sudah saya kirim, apakah paket sudah sampai di rumah?
Kamu bebas memilih jurusan IPA, IPS, atau Bahasa.
Kalimat majemuk yang menyatakan pertentangan atau perlawanan
Jenis kalimat ini menghubungkan satu kalimat dasar dengan kalimat dasar yang lain, meski berlainan atau bertentangan.
Konjungsi atau kata penghubung yang biasa dipakai dalam kalimat jenis ini contohnya tetapi, melainkan, dan sedangkan.
Contoh: Saya ingin kuliah jurusan seni rupa murni, tetapi orang tua tidak memiliki cukup uang untuk biaya kuliah.
Perundungan di bawah umur bukan sepenuhnya salah anak-anak, melainkan orang tua memiliki tanggung jawab besar mendidik anak-anak mereka.
Doni tekun mengerjakan tugas kelompok agar mendapat hasil terbaik, sedangkan Edwin bermain video game seharian tanpa membantu kami sedikitpun.
Kalimat Majemuk Bertingkat
Jenis kalimat ini adalah kalimat yang mengandung satu kalimat dasar yang merupakan inti (utama) dan satu atau beberapa kalimat dasar yang berfungsi sebagai pengisi salah satu unsur kalimat inti itu.
Unsur kalimat yang dapat dialihfungsikan, seperti subyek, obyek, atau keterangan.