Breaking News:

Universitas Muhammadiyah Metro

Dr Agus Sujarwanta Wakil Rektor UM Metro Jelaskan Perspektif MBKM dalam Pendidikan Tinggi

Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) Versi Kemdikbudristek.

ist
Dr. Agus Sujarwanta, M.Pd. (Wakil Rektor I/Bidang Akademik UM Metro 

TRIBUNLAMPUING.CO.ID, METRO - Perguruan Tinggi Swasta Terbaik di Sumatera Universitas Muhammadiyah Metro ( UM Metro ) Versi Kemdikbudristek.

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah menetapkan Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2020 tentang Rencana Strategis Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020-2024, dengan sasaran adalah:

1) Meningkatnya kualitas pembelajaran dan relevansi pendidikan tinggi;

2) Meningkatnya kualitas dosen dan tenaga kependidikan; dan

3) Terwujudnya tata kelola Ditjen Pendidikan Tinggi yang berkualitas.

Khususnya pada sasaran nomor 1 dan nomor 2, maka perguruan tinggi harus melakukan transfomasi dalam melaksanakan pendidikan tinggi yang relevan dengan dinamika kekinian dari masyarakat dan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi. Peningkatan kapasitas dan kualitas proses dan pengelolaaan pendidikan menjadi fokus perguruan tinggi. Perguruan tinggi pada era revolusi industri 4.0 ini harus mampu mendisrupsi diri dan menyiapkan mahasiswa sebagai pembelajar sepanjang hayat yang responsif dan adaptif terhadap perubahan zaman.

Untuk itu kampus perlu membuka kesempatan setiap mahasiswa untuk mengembangkan potensi sesuai peminatan masing-masing mahasiswa melalui pembelajaran berbasis pengalaman atau experience learning.

Perguruan tinggi dalam menyelenggarakan pendidikan tnggi harus merujuk kepada standar nasional pendidikan tinggi (SN-Dikti) sebagaimana tertuang dalam Permendikbud Nomor: 3 Tahun 2020 Tanggal 24 Januari 2020 tentang Sandar Nasional Pendidikan Tinggi khususnya Pasal 18 Ayat (3) yang telah dioperasionalkan sebagai “kebijakan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM)”.

Panduan MBKM telah dterbitkan berupa dokumen  Buku Saku Panduan Merdeka Belajar Kampus Merdeka oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Tahun 2020.

Perlu diketahui bahwa ide “Merdeka Belajar” ini diakui oleh Mendikbud Nadiem Anwar Makarim bahwa dirinya bukanlah sebagai “penggagas merdeka belajar, melainkan Ki Hajar Dewantara”.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved