Breaking News:

Lampung Tengah

Bupati Musa Ahmad Pantau PTM di Seputih Agung Lampung Tengah

Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kecamatan Seputih Agung, Jumat (3/9/2021).

Penulis: syamsiralam | Editor: soni
Tribun Lampung/Syamsir Alam
Bupati Musa Ahmad saat memantau pembelajaran tatap muka (PTM) di Kecamatan Seputih Agung, Jumat (3/9/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNGTENGAH - Bupati Lampung Tengah Musa Ahmad memantau pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) di Kecamatan Seputih Agung, Jumat (3/9/2021).

Dalam kesempatan itu, bupati mengingatkan kepada guru dan kepala sekolah agar selalu memperketat protokol kesehatan selama proses PTM berlangsung.

Menurutnya, kegiatan PTM dapat terus berjalan selama Kabupaten Lampung Tengah berada di zona aman, dan guru serta kepala sekolah tetap mengedepankan protokol kesehatan.

"Jangan sampai kita kecolongan dengan anggap santai Covid-19. Walau di Lampung Tengah mengalami penurunan dengan masuk zona orange, namun kita harus tetap waspada jangan sampai kita lengah," kata Musa Ahmad.

Menurutnya, prokes dengan tetap mengenakan masker, menjaga jarak, dan mencuci tangan tetap diperhatikan, sehingga kesehatan guru dan siswa dapat terus menjadi prioritas.

"Sekolah yang sudah mengelar PTM agar selalu memperketat Prokes, jangan lepas masker, bila ada siswa yang sakit maupun keluarganya agar memberitahukan pada pihak sekolah ataupun gugus tugas," jelas bupati.

Proses PTM di Lampung Tengah kata bupati menyesuaikan instruksi dari pemerintah pusat, dengan waktu belajar 3,5 jam tanpa istirahat.

Musa Ahmad Sebut Lampung Tengah Segera Gelar Belajar Tatap Muka 

"Jika kondisi penyebaran Covid-19 semakin mambaik, maka tidak menutup kemungkinan belajar tatap muka akan normal seperti sedia kala," imbuhnya.

Sementara Kabid Dikdas Lampung Tengah Nur Rahman mengatakan, pihak Dinas Pendidikan selalu memantau kegiatan PTM sesuai dengan intruksi bupati agar semua standar Prokes di sekolah terpenuhi.

"Jam mengajar diterapkan 50 persen siswa di kelas yang masuk dan dibagi tiga hari masuk, tiga hari libur dengan pergantian yang masuk. Sedangkan yang tidak masuk kita terapkan Daring. Jadi mereka tetap ada tugas sekolah," kata Nur Rahman.

Nantinya jelas Nur Rahman, bila di kampung ada kenaikan Covid-19, pastinya proses PTM dihentikan sementara.

Nur Rahman mengatakan, di Lampung Tengah hanya dua kampung di Kecamatan Terbanggi yang masih belum menggelar PTM karena angka penularan Covid-19 masih dianggap tinggi.

Surya salah seorang wali murid bersyukur karena PTM telah kembali digelar. Ia berharap, peroses belajar mengajar dapat kembali normal seperti dulu.

"Harapan kami selaku wali murid, supaya PTM ini normal seperti dulu lagi. Karena anak-anak sudah terlalu lama belajar Daring. Dan semoga angka penularan Covid-19 juga terus menurun," jelasnya.

Menurut Surya, terobosan yang dilakuan oleh Bupati Musa Ahmad sangat membantu siswa, khususnya dalam hal berinteraksi dan bersosialisasi.( Tribunlampung.co.id / Syamsir Alam )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved