Breaking News:

Tanggamus

Pemkab Tanggamus Lampung Buat Tanggul Darurat Way Semaka di Pekon Sukaraja

Tanggul sungai Way Semaka di Pekon Sukaraja di Kecamatan Semaka, Tanggamus yang jebol diterjang banjir beberapa waktu lalu, kini sudah ditutup.

Penulis: Tri Yulianto | Editor: Dedi Sutomo
Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto
Tanggul sungai Way Semaka di Pekon Sukaraja di Kecamatan Semaka, Tanggamus yang jebol diterjang banjir beberapa waktu lalu, kini sudah ditutup. 

TRIBUNLAMPUNG.,CO.ID, TANGGAMUS  - Tanggul sungai Way Semaka di Pekon Sukaraja di Kecamatan Semaka, Tanggamus yang jebol diterjang banjir beberapa waktu lalu, kini sudah ditutup.

Kasi Kedaruratan BPBD Tanggamus Budi mengatakan,  sementara ini hanya pembuatan tanggul darurat.

Tanggul tersebut ketinggalannya sekitar lima meter dan dibuat dua tingkatan.

"Kami sekarang masih membuat tanggul darurat mungkin sudah berjalan 60 persen untuk pembuatan tanggul tersebut," ujar Budi, Sabtu (4/9/2021).

Budi mengaku, pembuatan tanggul diutamakan di sepanjang pemakaman. Sebab jebolnya tanggul di titik itu yang membuat banjir di Pekon Sukaraja dan juga di pekan sekitaranya.

"Pekerjaan membuat tanggul baru dari yang jebol dan menutup yang hampir jebol. Sebab di sekitar itu juga ada yang sudah nyaris jebol," kata Budi. 

Baca juga: Harga Laptop Baru di Lampung Tinggi, Laptop Bekas Pakai Jadi Buruan

Perbaikan tanggul dilakukan di kedua sisi sungai yang rawan jebol. Panjang aliran pada lokasi tersebut sekitar 500 meter. 

Bersamaan dengan itu juga dilakukan normalisasi sungai berupa pengerukan untuk memperdalam dasar sungai. Sekaligus materialnya digunakan untuk membuat tanggul.

Budi pun mengaku, pada lokasi tersebut sudah tiga kali ini mengalami jebol. Dua kali pada tahun lalu dan satu kali tahun ini. Hal itu karena sungai cepat mengalami pendangkalan.

"Di sungai itu kalau banjir bukan saja air yang datang tapi juga material seperti tanah, pasir dan batuan. Jadi sungai cepat sekali mengalami pendangkalan,"  terang Budi.

Dalam pembuatan tanggul ini dikerahkan empat alat berat berupa eksavator besar yakni milik BPBD Tanggamus, P2JN, Balai Pengairan Way Seputih, Way Sekampung, dan eksavator kecil milik Dinas PUPR Tanggamus. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved