Breaking News:

Penyelundupan Burung di Lampung

Ribuan Burung dari Pekanbaru Hendak Diselundupkan ke Tangerang

Ribuan ekor burung yang digagalkan BKSDA berasal dari wilayah Pekanbaru, Riau.Burung yang diselundupkan dalam sebuah mobil ini, rencananya hendak diki

Penulis: joeviter muhammad | Editor: soni
dokumentasi
Ribuan ekor burung yang digagalkan BKSDA berasal dari wilayah Pekanbaru, Riau. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Ribuan ekor burung yang digagalkan BKSDA berasal dari wilayah Pekanbaru, Riau.

Burung yang diselundupkan dalam sebuah mobil ini, rencananya hendak dikirim ke pemesan di Tangerang.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah Ill Lampung, BKSDA Bengkulu, Hifzon Zawahiri mengatakan upaya menggagalkan Penyeludupan burung dilakukan pihaknya pada Senin (6/9/2021) dinihari.

"Sejumlah burung tersebut dikemas dalam keranjang buah dan kotak kardus yang dibawa atau titipkan melalui kendaraan minibus sewaan jenis Kijang Innova Nopol B 1294 ADM," kata Hifzon.

Hifzon menjelaskan, pihaknya langsung melakukan penahanan di Pintu Keluar Tol Bakauheni Utara karena tidak diliputi dokumen Surat Angkut (SATS-DN) dari BKSDA dan Surat Kesehatan Bahan Asal dari Karantina. 

Baca juga: BREAKING NEWS - BKSDA Bengkulu-Lampung Gagalkan Penyeludupan Ribuan Burung Ilegal

"Dua orang pengemudi mobil sudah kami serahkan ke Polda Lampung, untuk proses selanjutnya," kata Hifzon.

 Sebelumnya, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah III Bengkulu - Lampung menggagalkan penyelundupan ribuan ekor burung tanpa dokumen resmi.

Ribuan ekor burung berbagai jenis ini diselundupkan dengan cara dimasukkan ke dalam keranjang buah dan kardus.

Selanjutnya, keranjang berisi 2.440 burung tersebut diangkut mobil Innova dengan plat nomor polisi B 1294 ADM. 

Kepala Seki Konservasi Wilayah Ill Lampung, BKSDA Bengkulu, Hifzon Zawahiri menjelaskan sebelum diamankan, Pos KSDA bersama dengan Polda Lampung di bantu dengan Tim Flight Protecting Indonesia's bird mendapat informasi dari masyarakat.

"Dari informasi ini, sekitar pukul 02.00 WIB tadi malam (dinihari) kami mencegah mobil tersebut," ujar Hifzon Zawahiri, Senin (6/9/2021).

Hifzon membeberkan, mobil yang dikendarai dua orang kurir dicegah saat melintas di Pintu Keluar Tol Bakauheni Utara.

Saat dilakukan penggeledahan, pihaknya menemukan burung yang berada di dalam kabin bagian belakang mobil.

"Langsung dilakukan penahanan di pintu keluar Tol karena tidak diliputi dokumen Surat Angkut (SATS-DN) dari BKSDA dan Surat Kesehatan Bahan Asal dari Karantina," kata Hifzon. ( Tribun Lampung.co.id / Muhammad Joviter )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved