Breaking News:

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Berikan Keringanan PBB Bandara Radin Inten II Sebesar 40 Persen

Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengatakan, pihaknya hanya bisa memberikan keringanan pajak bumi dan bangunan (PBB).

Penulis: Dominius Desmantri Barus | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi Diskominfo Lamsel 
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin bersama pihak Bandara Raden Inten II Lampung.  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lampung Selatan Thamrin mengatakan, pihaknya hanya bisa memberikan keringanan pajak bumi dan bangunan (PBB) di Bandara Raden Inten sebesar 40 persen.

"Untuk keringanan PBB di Bandara Radin Inten II tahun 2021, Pemkab Lampung Selatan bisa memberikan keringanan sebesar 10 persen, 20 persen, 30 persen, dan 40 persen," kata Thamrin, Rabu (8/9/2021)

"Kami hanya bisa memberikan keringanan sampai 40 persen saja. Tidak bisa sampai 50 persen," ungkapnya.

Thamrin menjelaskan karena selama pandemi Covid-19 Pemkab Lampung Selatan juga mengalami pemangkasan anggaran dari Pemerintah Pusat.

Baca juga: Pendapatan Bandara Radin Inten II Lampung Menurun, PT Angkasa Pura II Ajukan Keringan PBB ke Pemkab

"Kami akan menindaklanjuti dan mencari solusi agar permasalahan tersebut dapat diselesaikan. Oleh karena itu, Pemkab Lampung Selatan akan mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) guna menggerakkan perekonomian di Lampung Selatan," ujarnya.

"Kami akan mengoptimalkan anggaran yang bisa digunakan dan menargetkan anggaran tersebut ke hal-hal yang lebih mendesak," kata Thamrin.

Thamrin mengungkapkan untuk jumlah besaran potongan PBB tersebut belum diputuskan secara pasti dan masih perlu pertimbangan lebih lanjut.

"Terkait keringanan PBB yang diajukan pihak Bandara Raden Inten masih kami diskusikan Kami upayakan untuk mendapat keringanan," katanThamrin.

Baca juga: Bandara Radin Inten II Lampung Berlakukan Validasi Dokumen Kesehatan via PeduliLindungi

"Tapi memang harus dikaji lagi terkait besaran maksimal pemotongan yang bisa kita diberikan," pungkasnya.

( Tribunlampung.co.id / Dominius Desmantri Barus )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved