Berita Terkini Nasional

Biodata Rocky Gerung, Filsuf yang Disomasi Sentul City Kosongkan Rumah

biodata Rocky Gerung. Seorang filsuf yang disomai PT Sentul City terkait sengketa lahan.

Tayang:
Penulis: Putri Salamah | Editor: taryono
YouTube/Alvin & Friends
Biodata Rocky Gerung yang Disomasi PT Sentul City untuk Kosongkan Lahan dan Rumah. 

Dilansir dari laman resmi Wikipedia, Rocky mulai berkuliah di Universitas Indonesa pada tahun 1979.

Ia pertama kali masuk ke jurusan Ilmu Hubungan Internasional, yang saat itu tergabung dalam Fakultas Ilmu-ilmu Sosial.

Namun, Rocky tidak menyelesaikan kuliahnya di jurusan tersebut.

Alih-alih Rocky lulus sebagai Sarjana Sastra dari jurusan Ilmu Filsafat Universitas Indonesia.

Selama berkuliah, Rocky dekat dengan para aktivis berhaluan sosialis seperti Marsillam Simanjuntak dan Hariman Siregar.

Setelah lulus, Rocky kembali ke UI dan mengajar di Departemen Ilmu Filsafat, yang kini tergabung di dalam Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya, sebagai dosen tidak tetap hingga awal 2015.

Ia berhenti mengajar disebabkan keluarnya UU No. 14 tahun 2005 yang mensyaratkan seorang dosen harus minimal bergelar magister, sedangkan Rocky hanya menyandang gelar sarjana.

Ia tercatat mengampu mata-mata kuliah seperti Seminar Teori Keadilan, Filsafat Politik, dan Metode Penelitian Filsafat.

Ia juga pernah mengajar pada program pascasarjana.

Salah satu mahasiswa yang dibimbingnya adalah aktris Dian Sastrowardoyo.

Rocky Gerung dikenal sebagai pengamat politik, bahkan sampai dijuluki sebagai professor karena kecerdasannya.

Rocky ikut mendirikan Setara Institute, sebuah wadah pemikir di bidang demokrasi dan hak asasi manusia, pada 2005 bersama Abdurrahman Wahid dan Azyumardi Azra.

Rocky juga pernah mengetuai Sekolah Ilmu Sosial (SIS), sebuah sekolah nonformal yang mendidik siswanya untuk memahami realitas sosial secara interdisipliner.

Sekolah itu di bawah Yayasan Padi dan Kapas yang juga diketuai oleh Sjahrir. Pengajar di SIS ada sepuluh orang, beberapa di antaranya adalah Arief Budiman, Salim Said, dan Rahman Tolleng.

Kontroversi

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved