Daun Pepaya

Khasiat Daun Pepaya, Ternyata Bisa Hilangkan Nyeri Haid

Baru tahu, khasiat daun pepaya ternyata ampuh hilangkan nyeri haid, hal ini berdasarkan sebuah riset kesehatan asal Universitas Negeri Padang (2019).

Editor: Hanif Mustafa
Tribunlampung.co.id/Deni Saputra
Ilustrasi daun pepaya. Berikut khasiat daun pepaya yang ternyata mampu hilangkan nyeri haid. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Simak khasiat daun pepaya yang ternyata efektif hilangkan nyeri haid.

Tanaman tropis seperti daun pepaya ternyata punya manfaat segudang.

Satu di antara khasiat daun pepaya itu adalah ampuh hilangkan nyeri haid.

Masalah nyeri haid seringkali dikeluhkan oleh sebagian perempuan. Bahkan pada kasus tertentu, sakitnya ini bisa menyebabkan orang jatuh pingsan.

Namun kini tak perlu khawatir dengan persoalan tersebut. Sebab, daun pepaya ternyata bisa menjadi solusinya.

Permasalahan ini pernah dibahas dalam jurnal ilmiah berjudul "Manfaat Ekstrak Daun Pepaya untuk Menghilangkan Sakit Perut saat Haid" milik Lara Syakila asal Universitas Negeri Padang pada 2019 lalu.

Dalam studi tersebut, ia menggunakan ekstrak daun pepaya yang dibuat dari 2 lembar daun pepaya, 0.5 gram jahe, dan 100 ml air untuk diuji lebih lanjut.

Baca juga: Manfaat Daun Pepaya, Efektif Hambat Perkembangan Bakteri Penyakit Tifus

Hasilnya, daun pepaya ampuh menghilangkan nyeri haid. Sebab, daun pepaya mengandung kalsium dan vitamin A,B,C,D dan E.

Terlebih di dalamnya juga terdapat kandungan papain yang dipercaya mampu memecah protein menjadi lebih kecil sehingga bisa melancarkan pencernaan.

Sehingga, hal tersebut yang menambah satu lagi khasiat daun pepaya untuk kesehatan tubuh.

Simak juga manfaat daun pepaya lainnya.

1. Hambat perkembangan sel kanker usus besar

Baca juga: Manfaat Daun Pepaya bagi Kesehatan, Berikut Penjelasan Lengkapnya

Kanker kolorektal atau kanker usus besar adalah keganasan yang berasal dari jaringan usus besar, terdiri dari kolon dan rektum.

Dikutip dari Kompas.com, angka kasusnya menempati urutan nomor 3 di dunia dengan risiko kematian yang cukup tinggi.

Di Indonesia, 51 persen dari seluruh penderita berusia di bawah 50 tahun dan pasien di bawah 40 tahun berjumlah 28,17 persen.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved