Kecantikan
Halo Dokter, Apa Itu Facial Oksigen?
Owner Amora Skin Clinic dr Amelica Oksariani MBiomed (AAM) mengatakan, facial jetpeel pada dasarnya sama dengan facial lainnya.
Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Facial adalah salah satu jenis perawatan kulit yang sering dipilih wanita.
Salah satu jenis facial adalah facial jetpeel atau oksigen.
Owner Amora Skin Clinic dr Amelica Oksariani MBiomed (AAM) mengatakan, facial jetpeel pada dasarnya sama dengan facial lainnya.
Perbedaan ada di akhir proses.
Baca juga: Rekomendasi Rangkaian Skincare dari Facial Wash hingga Masker Khusus Kulit Berminyak dan Berjerawat
Dalam proses facial jetpeel, wajah akan disemprot cairan oksigen dengan menggunakan alat seperti pena.
Cairan tersebut sudah dicampur dengan serum.
Serumnya tergantung dengan kebutuhan kulit wajah.
Kalau kulit wajahnya kering, dicampur dengan serum yang bisa melembapkan.
Jika kulit wajahnya kusam, dicampur dengan serum brightening.
Baca juga: 9 Rekomendasi Facial Wash hingga Masker Khusus Kulit Berminyak dan Berjerawat
Hasilnya, wajah terlihat lembap dan bebas dari kusam.
Hasil itu bisa didapatkan hanya dengan satu kali facial jetpeel.
Tapi untuk hasil maksimal, facial jetpeel harus dilakukan rutin setiap satu bulan sekali.
Amelica menyarankan selain facial jetpeel, harus tetap menggunakan skincare rutin setiap harinya.
Bagian dari skincare rutin itu ada pelembap dan sunscreen.
Jangan sampai lupa menggunakan pelembap dan sunscreen.
Sebab pelembap dapat membantu melembapkan kulit dan mencegah kulit menjadi kering.
Sementara itu sunscreen mencegah kulit wajah terkena paparan sinar matahari secara langsung.
"Paparan sinar matahari inilah yang bisa menyebabkan kulit wajah menjadi kering, kusam, mengalami dehidrasi, dan timbul flek hitam," kata Amelica, Kamis (30/9/2021).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/halo-dokter-apa-itu-dehidrasi-kulit.jpg)