Kesehatan
Halo Dokter, Apa Itu Influenza
Meski merupakan penyakit umum, rupanya influenza termasuk penyakit mematikan pada tahun 2017-2018. Lalu apa itu influenza?
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Dedi Sutomo
Biasanya, gejala yang akan muncul berupa batuk disertai lendir, sesak dada, kelelahan, demam rinagn/
Kondisi ini pun harus segera ditangani. Jika tidak kondisi tersebut bisa berubah menjadi lebih buruk seperti pneumonia, gagal jantung, emfisema, sera hipertensi pulmonal.
3. Sinusitis
Sinusitis merupakan pembekakan pada area sinus.
Gejalanya meliputi hidung tersumbat, sakit tenggorokan, nyeri pada sinus, rahang atas, dan gigi, berkurangnya fungsi penciuman dan perasa, juga batuk.
4. Ensefalitis
Ensefalitis merupakan kondisi langka yang terjadi ketika virus influenza memasuki jaringan otak lalu menyebabkan peradangan otak.
Kondisi ini bisa menyebabkan hancurnya sel-sel saraf, pendarahan serta kerusakan pada otak.
Gejala ensefalitis, di antaranya sakit kepala parah, demam tinggi, muntah, sensitivitas cahaya, kantuk yang berlebihan, serta kecanggungan.
Meskipun jarang terjadi, kondisi ini bisa menyebabkan terjadinya tremor dan kesulitan dalam bergerak.
Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Rhinosinusitis
Lalu seperti apa pencegahan influenza?
Dalam mencegah terserangnya influenza, CDC menyarankan untuk melakukan vaksinasi flu tahunan, tepatnya pada bayi berusia 6 bulan.
Vaksin ini dipercaya bisa mengurangi risiko serta tingkat keparahan flu.
Tak hanya itu, vaksin tersebut pun dianggap efektif dalam mencegah komplikasi yang disebabkan karena flu atau influenza. ( Tribunlampung.co.id / Virginia Swastika )
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/halo-dokter-apa-itu-influenza.jpg)