Breaking News:

Tulangbawang

Kecelakaan di Tulangbawang, Mobil Xenia Oleng dan Terguling 2 Kali, Pengemudi Tewas Terlempar

Mobil Daihatsu Xenia warna biru telor asin nomor polisi A 1511 XC, yang dikemudikan oleh Imam Fauzi (39), karyawan PT SIP, oleng dan terguling.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Reny Fitriani
Dokumentasi
Kondisi mobil korban pasca kecelakaan. Kecelakaan di Tulangbawang, Mobil Xenia Oleng dan Terguling 2 Kali, Pengemudi Tewas Terlempar 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG - Kecelakaan lalulintas yang merenggut korban jiwa kembali terjadi di wilayah Tulangbawang.

Kali ini, lakalantas terjadi di jalan perkebunan sawit, Plasma PT Sumber Indah Perkasa (SIP), Kampung Bina Bumi, Kecamatan Meraksa Aji.

Mobil Daihatsu Xenia warna biru telor asin nomor polisi A 1511 XC, yang dikemudikan oleh Imam Fauzi (39), karyawan PT SIP, oleng dan terguling ketika melintas di jalan poros PT SIP.

Akibatnya, pengemudi mobil warga Kampung Paduan Rajawali, Kecamatan Meraksa Aji, meninggal dunia setelah terlempar keluar mobil ketika kendaraan yang dibawanya terguling sebanyak dua kali.

"Ini adalah kecelakaan tunggal. Diduga kendaraan dibawa dengan kecepatan tinggi, oleng lalu terguling. Pengemudi terpental keluar mobil, meninggal," terang Kapolsek Gedung Aji Ipda Arbiyanto, Sabtu (01/10).

Baca juga: Momen Terakhir Mahasiswi Kecelakaan Terjun di Tol, Posting Video hingga Minta Dipeluk

Baca juga: Brigadir Faisal Ariandi Mengaku Dipukuli Kapolsek Percut Sei Tuan

Arbi mengungkapkan, Lakalan tersebut terjadi pada Jumat (01/10) kemarin.

Mobil daihatsu xenia warna biru telor asin, A 1511 XC, mengalami kerusakan yang cukup parah pada bagian body dan as roda depan sebelah kirinya patah.

Kerugian materil akibat kecelakaan lalu lintas ini ditaksir sebesar Rp 50 juta.

Kapolsek membeberkan, lakalantas ini bermula ketika korban yang sendirian mengendarai mobil dari Kampung Paduan Rajawali menuju ke Kampung Pasar Batang melaju dengan kecapatan tinggi.

Saat melintas di ruas jalan perkebunan sawit plasma PT SIP antara Kampung Bina Bumi dan Kampung Pasar Batang mobil yang dikendarai tidak dapat dikendalikan.

Baca juga: Ayah Tak Percaya Anaknya Disebut Tewas Kecelakaan: Lukanya Seperti Ini, Kecelakaan Apa

Baca juga: Pelaku Pembunuhan di Subang Buang HP Amalia ke Sungai, Kades: Saya Turunkan Tim Uka-uka

Mobil oleng ke kiri dan ke kanan, lalu terguling sebanyak dua kali yang mengakibatkan korban terpental keluar dari mobil yang dikendarainya. 

"Saat ditemukan oleh warga kondisi korban dalam keadaan kritis, dan dalam perjalanan menuju ke Puskesmas Rajawali korban meninggal," papar Arbiyanto.

Ia menambahkan, kondisi jalan yang dilewati oleh korban merupakan jalan lurus, bergelombang, dan berbatu. 

Ditambak lagi kondisi jalan licin akibat hujan yang mengguyur sebelumnya.

(Tribunlampung.co.id/endra zulkarnain)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved