Kesehatan

Halo Dokter, Apa Itu Demam Berdarah, Gejala dan Penanganannya

Warga di 129 negara di dunia berisiko terserang demam berdarah dan 70% di antaranya adalah orang Asia, termasuk Indonesia.

Penulis: Virginia Swastika | Editor: Kiki Novilia
Pixabay
Ilustrasi nyamuk. Halo Dokter, Apa Itu Demam Berdarah, Gejala dan Penanganannya. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Penyakit demam berdarah kini kembali menjadi perhatian masyarakat Indonesia.

Sebab, sepanjang Januari hingga akhir September 2021, tercatat ada setidaknya 205 kasus di Kabupaten Cianjur, Jawa Barat.

Bahkan dua di antaranya dinyatakan meninggal dunia.

Lalu sebenarnya apa itu demam berdarah?

Penyakit demam berdarah adalah masalah kesehatan yang disebabkan karena nyamuk betina Aedes aegypti atau Aedes albopictus.

Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Sinusitis dan Seperti Apa Gejalanya?

Kedua nyamuk ini juga diketahui membawa penyakit cikungunya, demam kuning, dan virus Zika.

Umumnya penyakit ini banyak terjadi di daerah tropis dan subtropis.

Penyakit demam berdarah parah dapat menyebabkan pendarahan, turunnya tekanan darah secara mendadak, bahkan kematian.

WHO mengatakan bahwa kasus demam berdarah dalam beberapa dekade ini terus mengalami peningkatan.

Sekitar setengah dari populasi warga dunia pun terancam terserang penyakit demam berdarah.

Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu DBD dan Pencegahannya

Diperkirakan setidaknya 100-400 juta orang terinfeksi virus demam berdarah setiap tahunnya.

Dalam satu pemodelan pengukuran penyakit ini menunjukkan terdapay 390 juta infeksi virus demam berdarah per tahun (95% interval kredibel 284-528 juta), di mana 96 juta (67-136 juta) di antaranya disertai dengan penyakit parah lain.

Studi lain tentang prevalensi demam berdarah juga memperkirakan 3,9 miliar orang berisiko terinfeksi virus demam berdarah.

Meskipun risiko infeksi ada di 129 negara, tetapi 70% orang Asia terancam terserang penyakit demam berdarah.

Tercatat, jumlah kasus demam berdarah yang dilaporkan ke WHO meningkat lebih dari 8 kali lipat selama dua dekade terakhir.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved