Penggelapan Motor di Lampung Tengah

Warga Lampung Tengah Ini Tak Menyangka Motor NMax Miliknya Dibawa Kabur Teman

Trisno (35), warga Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, diamankan polisi karena menggelapkan motor Yunus.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Dok Polsek Terbanggi Besar
Trisno dan Yadi diamankan Polsek Terbanggi Besar dalam kasus penggelapan motor. 

TRIBUNLAMPUNG.CO ID, LAMPUNG TENGAH - Yunus tak pernah menyangka Trisno akan menggelapkan sepeda motor miliknya.

Trisno (35), warga Kelurahan Bandar Jaya Timur, Kecamatan Terbanggi Besar, Lampung Tengah, diamankan polisi karena menggelapkan motor Yunus.

Ia sudah sejak lama mengenal Trisno.

Karenanya, ia tak curiga saat pelaku meminjam motornya.

Baca juga: BREAKING NEWS 2 Tahun Kabur, Pelaku Penggelapan Motor Ditangkap saat Pulang Kampung

"Saya kenal dia sudah lama. Makanya saat saya pulang ke rumah ibu saya di Bandar Jaya dan ketemu dia saya gak ada curiga sedikitpun," terang Yunus, Kamis (21/10/2021).

Saat itu, Trisno mendatangi rumah ibu korban.

Ia meminjam motor dengan alasan mau ke warung.

"Dia bilangnya mau ke warung sebentar, pinjam motor saya, jadi saya pinjamkan. Tapi setelah itu Trisno dan motor saya tak kunjung kembali," ujarnya.

"Saya datangi rumahnya tapi dia tidak ada. Katanya (keluarga pelaku) dari hari kejadian itu dia belum pulang ke rumahnya. Dari situ saya melapor ke pihak kepolisian," tandasnya.

Baca juga: Alvin Faiz Disebut Bikin Blunder di Tengah Isu Penggelapan Dana

Polisi juga menangkap Yadi (27), warga Kampung Candi Rejo, Kecamatan Way Pengubuan, Lampung Tengah, yang diduga menjadi penadah motor hasil curian.

Yadi diamankan di rumahnya berkat keterangan Trisno.

"Pelaku Yadi berperan sebagai penadah motor dari pelaku Trisno. Maka dari itu kami amankan juga Yadi untuk dimintai keterangannya," ujar Kapolsek Terbanggi Besar AKP Made Silva Yudiawan, Kamis (21/10/2021).

Yadi lalu menjual motor tersebut kepada orang lain.

"Pelaku Yadi kami jerat dengan Pasal 480 KUHPidana dengan ancaman hukuman empat tahun penjara," pungkasnya.

Halaman
12
Sumber: Tribun Lampung
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved