Breaking News:

Lampung Selatan

Disdagperin Lampung Selatan Sebut Terjadi Kelangkaan Minyak Goreng Curah

Kabid Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan Gita Margaretha menjelaskan saat ini memang terjadi kelangkaan minyak goreng curah.

Tribunlampung.co.id/Domi
Kabid Dinas Perdagangan dan Perindustrian Lampung Selatan Gita Margaretha. Disdagperin Lampung Selatan Sebut Terjadi Kelangkaan Minyak Goreng Curah 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG SELATAN - Fenomena kenaikan harga minyak curah saat ini yang mencapai harga Rp 19 ribu perkilonya dan sudah terjadi hampir sebulan terakhir ditenggarai karena terjadi kelangkaan terhadap persediaan minyak goreng curah tersebut.

Kepala Bidang (Kabid) Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung Selatan Gita Margaretha mengatakan tingginya harga minyak goreng curah saat ini bisa dipicut berbagai faktor.

Salah satunya kelangkaan terhadap persediaan minyak goreng curah tersebut.

"Kalau dari data yang kita miliki, harga minyak curah saat ini berkisar di harga Rp 17 ribu-Rp 19 ribu. Umumnya harga minyak goreng curah yang dijual di pasaran berkisar di harga Rp 13 ribu-Rp 16 ribu. Ini merupakan kenaikan harga tertinggi yang pernah terjadi," kata Gita, saat dikonfirmasi di ruangannya, di Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Lampung, Jumat (29/10/2021).

"Sejauh ini dari hasil laporan yang kami terima kenaikan harga minyak curah tersebut terjadi selama sebulan terakhir," ungkapnya.

Gita mengatakan bahwa pihaknya sebenarnya sudah menerima laporan dari masing-masing UPT pasar yang jumlahnya ada 6 tersebut, tentang kelangkaan minyak goreng curah ini.

"Menurut informasi yang kami terima, minyak goreng curah tersebut akan dihapuskan. Dan akan diganti dengan minyak kemasan. Karena memang ketika kita mendengar minyak curah tersebut, kedengarannya kurang baik. Ada yang campuran ada yang juga yang didaur ulang seperti itu," jelasnya.

"Untuk melindungi konsumen, semua minyak curah itu akan diganti dengan minyak kemasan. Supaya bisa terjamin keasliannya," ungkapnya.

Gita menjelaskan saat ini memang terjadi kelangkaan minyak goreng curah.

"Menurut ilmu ekonominya. Saat kebutuhan meningkat, namun persediaan barang berkurang atau tidak ada, maka akan terjadi kenaikan harga. Begitulah hukum timbal baliknya," katanya.

Baca juga: Minyak Goreng Curah Naik Rp 19 Ribu/Kg, Pedagang di Lampung Selatan: Nggak Pernah Semahal Ini

"Makanya kita sedang mengupayakan beberapa program salah satunya dengan pasar murah. Supaya harga minyak goreng curah ini dapat turun, syukur bisa kembali normal," pungkasnya.

(Tribunlampung.co.id/ Dominius Desmantri Barus)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved