Breaking News:

Tulangbawang

Bermula Kenalan di Facebook, Pemuda Asal Sumatera Selatan Rudapaksa Remaja Putri di Tulangbawang

Bermula berkenalan di jejaring media sosial Facebook, seorang remaja di Menggala, Kabupaten Tulangbawang berinisial K (18) merudapaksa remaja putri.

Penulis: Endra Zulkarnain | Editor: Dedi Sutomo
grafis tribunlampung.co.id/dodi kurniawan
Ilustrasi rudapaksa. Bermula Kenalan di Facebook, Pemuda Asal Sumatera Selatan Rudapaksa Remaja Putri di Tulangbawang. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TULANGBAWANG – Bermula berkenalan di jejaring media sosial Facebook, seorang remaja di Menggala, Kabupaten Tulangbawang berinisial K (18) merudapaksa remaja putri dibawah umur berinisial I (15).

Pelaku K yang merupakan warga Desa Makarti Mulya, Kecamatan Mesuji, Kabupaten Ogan Komering Ilir itu, diamankan polisi gabungan dari Polsek Menggala dan Tekab 308 Polres Tulangbawang.

Pelaku K diamankan polisi pada Kamis (18/11/2021), sekira pukul 23.00 WIB.

“Tersangka ditangkap saat sedang berada di sebuah warung di Desa Makarti Mulya,” kata Kapolsek Menggala AKP Sunaryo mewakili Kapolres Tulangbawang AKBP Hujra Soumena, Minggu (21/11/2021).

Sunaryo mengungkapkan, peristiwa rudapaksa remaja putri di bawah umur tersebut, bermula saat korban I berkenalan dengan pelaku K melalui media sosial Facebook.

Baca juga: Polisi Amankan Motor Pelaku Curanmor di Pesawaran

Keduanya pun kerap berkomunikasi melalui FB dan bertukar nomor telpon. Keduanya lalu sepakat menjalin hubungan pacaran.

Pelaku pun kerap merayu korban. Satu waktu, pelaku K meminta korban mengirimkan foto vulgar via WhatsApp.

Karena alasan keduanya telah berpacaran, korban pun menuruti permintaan pelaku.

Namun, berbekal foto tersebut, pelaku mengajak korban untuk bertemu.

“Keduanya lalu sepakat bertemu pada Rabu (25/8/2021) lalu, sekira pukul 09.00 WIB. Keduanya bertemu di depan SMP Negeri 2 Menggala,” ujar Sunaryo.

Setelah bertemu, pelaku memaksa korban masuk ke dalam mobil.

Baca juga: Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana Ajak Organisasi Sosial Nirlaba Cegah Aktivitas Eksploitasi Anak

Bermodal foto vulgar korban, pelaku mengancam korban untuk mengikuti keinginannya. Pelaku lalu merudapaksa korban.

“Awalnya korban sempat melawan, tapi melaku mengancam akan menyebarkan foto milik korban jika tak mengikuti keinginannya,” ungkap Sunaryo.

Lanjutnya, polisi mengamankan barang bukti berupa HP merek Oppo warga hitam milik pelaku, serta pakaian yang dikenakan korban saat kejadian.

Pelaku saat ini diamankan di Mapolsek Menggala, guna pemeriksaan lebih lanjut. ( Tribunlampung.co.id / Endra Zulkarnaen )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved