Breaking News:

Pencurian di Lampung Tengah

Pembobolan Toko Alat Pancing di Lampung Tengah Maling Kali Pertama Diketahui Karyawan

Aksi pencurian di toko alat pancing Anung Pancing milik korban Ahmad terjadi pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 22.30 WIB.

Penulis: syamsiralam | Editor: Daniel Tri Hardanto
Kompas Megapolitan
Ilustrasi. Polisi menangkap Anwar (46), warga Kampung Fajar Mataram, Kecamatan Seputih Mataram, Lampung Tengah, karena menjual alat pancing curian. Aksi pencurian di toko Anung Pancing terjadi pada Selasa (9/11/2021) sekitar pukul 22.30 WIB. 

Anwar mengaku, alat-alat pancing itu ditawarkan melalui akun media sosial milik adik iparnya yang merupakan pelaku utama pencurian yang masih DPO.

Ia hanya dititipi alat-alat pancing tersebut untuk dijual.

"Saya dititipi adik ipar saya. Katanya tolong jualin alat-alat pancing itu, nanti saya dikasih bagian jika terjual," kata Anwar kepada penyidik Polsek Seputih Mataram, Senin (22/11/2021).

Anwar menyebutkan, sebagian alat-alat pancing curian itu telah laku terjual.

Uangnya juga sudah diberikan kepada adik iparnya.

Anwar mengaku tidak tahu asal muasal alat-alat pancing seperti ril dan joran itu.

"Ada yang dijual Rp 200 ribu sampai Rp 500 ribu. Jika terjual, saya mendapat bagian Rp 50 ribu sampai Rp 100 ribu," pungkasnya.

Polisi Menyamar

Dengan melakukan penyamaran, Tim Cyber Polsek Seputih Mataram mengungkap kasus pencurian alat pancing di Kampung Bumi Setia.

Anggota Polsek Seputih Mataram berhasil menangkap seorang pelaku bernama Anwar (46), warga Kampung Fajar Mataram.

Halaman
123
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved