Breaking News:

Lampung Barat

Tim Penugasan Direktorat Perlindungan Kebudayaan Kunjungi Lampung Barat, Ini Tujuannya

Tim Penugasan Direktorat Perlindungan Kebudayaan melakukan kunjungan ke Lampung Barat sejak Senin (6/12/2021) hingga Selasa (7/12/2021).

Dokumentasi Disdikbud Lampung Barat
Riady Andrianto bersama Tim Penugasan Direktorat Perlindungan Kebudayaan di depan Istana Gedung Dalom Kerajaan Adat Kepaksian Pernong Sekala Brak, Selasa (7/12/2021). 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG BARAT - Tim Penugasan Direktorat Perlindungan Kebudayaan melakukan kunjungan ke Lampung Barat sejak Senin (6/12/2021) hingga Selasa (7/12/2021).

Kepala Bidang (Kabid) Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung Barat Riady Andrianto mengungkapkan tujuan kunjungan tersebut.

"Dalam rangka menindaklanjuti rencana pencantuman Jalur Rempah ke dalam tentative list UNESCO," kata Riady mewakili Kepala Disdikbud Lampung Barat Bulki, Selasa (7/12/2021).

"Tentative list UNESCO maksudnya, warisan budaya Indonesia yang sudah masuk dalam daftar UNESCO untuk diproses dalam warisan budaya dunia," imbuhnya.

Berdasarkan hal itu, lanjut dia, Direktorat Perlindungan Kebudayaan mengadakan Pendataan Calon Atribut Jalur Rempah sebagai pengkajian kelayakan terhadap kondisi Cagar Budaya.

Riady menyebutkan, tim tersebut terdiri dari 6 orang tim inti dan 3 orang pendamping.

"Untuk di Lampung Barat sendiri, rangkaian kegiatannya, melakukan kunjungan di beberapa lokasi yang bisa dikatakan berkaitan erat dengan Jalur Rempah," ungkap dia.

"Yakni, di Makam Raja Selalau 3, Wisma Sandapalai (Eks Perkantoran Belanda di Liwa), dan Istana Skala Brak (Abad XVI)," tambah Riady.

Dengan diadakannya kegiatan tersebut, dirinya berharap, dapat mendatangkan manfaat pembelajaran.

"Paling tidak dari kami Disdikbud Lampung Barat dengan adanya agenda hari ini adalah bagaimana kesejarahan yang ada di Kabupaten Lampung Barat yang di masa lalunya adalah salah satu penghasil lada dan juga rempah-rempah lain ini, bisa menjadi sebuah pembelajaran buat generasi saat ini," harapnya.

Baca juga: Disdikbud Lampung Barat Terbitkan SE, Tahun Ajaran Baru Dimulai 20 Desember 2021

"Sehingga ke depan mereka memiliki rasa untuk membangkitkan kembali kejayaan rempah-rempah ada di Kabupaten Lampung Barat," sambung Riady.

Dengan pendampingan yang dilakukan pihaknya, ia berharap, dapat dinilai sebagai bentuk dukungan dari Pemkab Lampung Barat terhadap terwujudnya Jalur Rempah sebagai warisan budaya yang dimiliki oleh Indonesia yang diakui secara Internasional oleh UNESCO.

(Tribunlampung.co.id/Nanda Yustizar Ramdani)

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved