Breaking News:

Tanggamus

Wakil Bupati Tanggamus Lampung Minta Semua Pihak Berantas Korupsi Sesuai Perannya

Wakil Bupati Tanggamus AM Syafi'i meminta semua pihak memberantas korupsi melalui perannya masing-masing dengan meningkatkan kesadaran.

Penulis: syamsiralam | Editor: Hanif Mustafa
Dok Pemkab Tanggamus
Pemkab Tanggamus ikuti peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia lewat video telekonferensi dengan KPK. Wakil Bupati Tanggamus AM Syafi'i meminta semua pihak memberantas korupsi melalui perannya masing-masing 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, TANGGAMUS -- Wakil Bupati Tanggamus AM Syafi'i meminta semua pihak memberantas korupsi melalui perannya masing-masing.

Hal itu disampaikan saat mengikuti kegiatan video telekonferensi peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia (Hakordia) tahun 2021 yang diselenggarakan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumat (10/12/2021)

"Diharapkan seluruh pihak bersama-sama memperkuat sinergi dan berkolaborasi, baik itu kementerian, lembaga, pemerintah daerah, sektor usaha, serta organisasi masyarakat, untuk memberantas korupsi melalui perannya masing-masing," ujar Syafi'i.

Menurut Syafi'i, tujuan dari peringatan tersebut untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap korupsi dan peran konvensi dalam menanggulangi korupsi.

Peringatan Hakordia 2021 digelar di Gedung KPK RI yang dihadiri Presiden RI Joko Widodo, Ketua KPK Firli Bahuri, para Dewan Pengawas KPK, Menteri Kabinet Indonesia Maju, pimpinan lembaga tinggi negara, gubernur, forkopimda provinsi, serta seluruh bupati dan forkopimda kabupaten/kota.

Baca juga: Pemkab Tanggamus Siap Cegah Tindak Korupsi Perizinan

Ketua KPK Firli Bahuri dalam penyampaiannya berharap melalui peringatan hari anti korupsi sedunia dapat menanamkan jiwa anti korupsi

Tanamkan jiwa untuk tidak melakukan korupsi. Berkarya untuk bangsa, mengabdi untuk negeri, membebaskan NKRI dari praktek praktik korupsi

Selanjutnya Presiden RI Joko Widodo, menyampaikan bahwa pemberantasan korupsi tidak harus identik dengan penangkapan. Pemberantasan korupsi harus mengobati akar masalah. 

Pencegahan adalah langkah yang lebih fundamental. Apabila korupsi berhasil dicegah, maka kepentingan rakyat terselamatkan.

Dukungan masyarakat dalam pemberantasan korupsi harus dimanfaatkan. Penanaman budaya anti korupsi sejak dini merupakan bagian penting dalam pemberantasan korupsi. Membangun kesadaran diri adalah kunci mental anti korupsi. ( Tribunlampung.co.id / Tri Yulianto )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved