Breaking News:

Muktamar NU

Jelang Pemilihan Ketua Umum PBNU, Wapres Ma'ruf Amin Masuk Tim AHWA Bersama 8 Kiai Sepuh Lainnya

Sembilan kiai sepuh terpilih untuk duduk di tim Ahlul Walii Wal Aqdi (AHWA) pada sidang pleno Muktamar ke-34 NU, Kamis (23/12/2021) sore.

Editor: Dedi Sutomo
Tribunnews.com / Reza Deni
Suasana pemilihan Rais Aam PBNU, Kamis (23/12/2021). Sebanyak 9 kiai sepuh bertugas memilih Rais Aam PBNU periode 2021-2026, untuk kemudian memilih Ketum PBNU. 

TRIBUNLAMPUNG, BANDAR LAMPUNG – Sembilan kiai sepuh terpilih untuk duduk di tim Ahlul Walii Wal Aqdi (AHWA) pada sidang pleno Muktamar ke-34 NU, Kamis (23/12/2021) sore.

Nama wakil presiden Ma’ruf Amin masuk dalam tim AHWA. Seperti diketahui, setelah terpilih jadi Wapres, Ma’ruf Amin mengundurkan diri dari jabatan Rai Aam PBNU.

Ma’ruf Amin sebelum menjabat Wapres adalah Rais Aam PBNU.

Hasil pemilihan menempatkan KH Dimyati Rais dengan suara tertinggi, yakni sebanyak 503 dukungan dari PCNU dan PWNU.

Disusul KH Mustofa Bisri 494, KH Ma'ruf Amin 458, KH Anwar Mansur 408, KH TG Turmudzi 403.

Baca juga: Muktamar NU, 9 Kiai Sepuh Jadi Tim AHWA untuk Pilih Rais Aam PBNU, Ada Nama Wapres Maruf Amin

Kemudian, KH Miftakhul Achyar 395, KH Nurul Huda Jazuli 384, KH Buya Ali Akbar Marbun 309, dan KH Zainal Abidin 272.

Sesuai tata tertib muktamar, pemilihan Rais Aam PBNU disepakati menggunakan sistem AHWA.

Dengan model ini, Rais Aam akan dipilih oleh 9 orang yang mendapat mandat PCNU dan PWNU menjadi AHWA.

Model AHWA menitikberatkan pada pendekatan musyawarah mufakat.

Sedangkan penentuan Ketua Umum Tanfidziyah PBNU dilakukan dengan cara pemilihan. Para calon akan memperebutkan dukungan dari pemilik suara, yakni PCNU, PCINU, PWNU, PBNU, dan badan otonom.

Baca juga: Ketua Umum PBNU, Empat Nama Ramaikan Bursa Calon Ketum PBNU Jelang Pemilihan Malam Ini

Halaman
1234
Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved