Kisah di Balik Muktamar NU di Lampung, Gus Yahya dan Thomas Riska Nekat Naik Speedboat ke Merak

Setiap kali berkunjung ke Lampung, bahkan selama berlangsungnya muktamar, Gus Yahya selalu lekat dengan tokoh yang satu ini, Thomas Azis Riska.

Penulis: Andi Asmadi | Editor: Andi Asmadi
DOK TRIBUN
Gus Yahya (kiri) bersama sahabatnya, Thomas Azis Riska, di sela-sela arena pemilihan Ketua Umum PBNU di GSG Unila, Kota Bandar Lampung, Jumat (24/12/2021). 

“Ini luar biasa, saya tak menyangka di Lampung ada tempat seperti ini,” katanya.

Saat dijamu Thomas di Bukit Mas, tak hentinya ia menikmati durian Lampung. Dan, juga minum madu yang langsung diambil dari sarangnya.

Bukit Mas memang bekerja sama dengan Madu Suhita untuk memelihara lebah madu di kawasan itu.

Terkait dengan madu ini, Gus Yaqut sembari melihat ke arah istrinya yang duduk di kejauhan, mengajarkan cara membedakan madu asli dan madu palsu.

“Kalau yang diambil langsung dari sarangnya seperti ini, namanya madu murni,” ujarnya. Kalau madu yang sudah dioplos, itu madu palsu.

“Tapi, ada satu jenis madu lain lagi, yaitu madu asli. Cara mengetahui madu asli gampang. Kalau madu dibawa pulang ke rumah lantas piring dan gelas pecah berjatuhan, itu madu asli,” katanya berseloroh.(*)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved