Breaking News:

Bandar Lampung

Aplikasi PeduliLindungi di Mal Satu Atap Bandar Lampung Belum Optimal

Berdasarkan penelusuran Tribunlampung.co.id, Jumat (7/1/2021), ada sekitar 100 warga yang mengurus layanan kependudukan.

Tangkapan layar
Hasil scanning PeduliLindungi Mal Pelayanan Satu Atap Kantor Pemerintah Kota Bandar Bandar Lampung. 

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG - Penggunaan aplikasi PeduliLindungi di Mal Pelayanan Satu Atap Kantor Pemerintah Kota Bandar Lampung belum berjalan optimal.

Berdasarkan penelusuran Tribunlampung.co.id, Jumat (7/1/2021), ada sekitar 100 warga yang mengurus layanan kependudukan. 

Itu belum termasuk aparatur sipil negara (ASN) yang berada di dalam gedung 10 lantai itu.

Namun, melihat kapasitas pengunjung dalam aplikasi PeduliLindungi, hanya terdapat enam pengunjung dan atau ASN dari total kapasitas maksimal 1.312 orang.

Baca juga: 75 Persen Tempat Wisata di Lampung Sudah CHSE dan Terdaftar di Aplikasi PeduliLindungi

Hampir tidak ada pengunjung maupun ASN yang melakukan scanning barcode PeduliLindungi.

Padahal barcode telah disebar di lingkungan setempat, seperti pintu masuk utama hingga alternatif.

Saat dikonfirmasi, Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Bandar Lampung Ahmad Nuruzki Erwandi bertutur pihaknya akan mengoptimalisasi penggunaan barcode itu.

"Akan diperketat," ujar dia dalam pesan WhatsApp.

Sementara, pengunjung yang datang mengaku tidak mengindahkan pelaksanaan barcode itu akibat dari tak ada yang mengarahkan.

"Tidak ada yang mengarahkan untuk melakukan scan PeduliLindungi. Jadi ya masuk-masuk saja," ucap Setyo.

Selain barcode itu, sarana cuci tangan yang disediakan juga terlihat tak sepenuhnya digunakan oleh setiap yang datang.

( Tribunlampung.co.id / V Soma Ferrer )

Sumber: Tribun Lampung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved