Kesehatan

Halo Dokter, Cara Mengatasi Kanker Tiroid

Kanker tiroid adalah salah satu kanker yang diidap banyak orang, terutama wanita dan yang kelebihan berat badan (obesitas). 

Penulis: Jelita Dini Kinanti | Editor: Hanif Mustafa
Dok dr Andi Siswandi, Sp.B
dr Andi Siswandi, Sp.B dari Rumah Sakit DKT. Halo Dokter, cara mengatasi kanker tiroid Kanker tiroid adalah salah satu kanker yang diidap banyak orang, terutama wanita dan yang kelebihan berat badan (obesitas).  

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDARLAMPUNG - Kanker tiroid adalah salah satu kanker yang diidap banyak orang, terutama wanita dan yang kelebihan berat badan (obesitas). 

Jika mengidap kanker tiroid, maka harus menjalani operasi untuk mengangkat kedua kelenjar tiroidnya. 

dr Andi Siswandi, Sp.B dari Rumah Sakit DKT mengatakan, pengangkatan kedua kelenjar tiroid ini membuat tubuh tidak lagi mendapatkan hormon tiroid, karena hormon tiroid dihasilkan oleh kelenjar tiroid.

Untuk itu dokter akan memberikan obat untuk menggantikan hormon tiroid itu yang harus diminum seumur hidup.

Selain itu dokter juga akan memberikan obat kalsium apabila setelah operasi pengangkatan kelenjar tiroid ternyata kalsiumnya rendah.

Baca juga: Halo Dokter, Apa Itu Kulit Sensitif

"Kalsium rendah, karena kelenjar paratiroid yang menempel pada kelenjar tiroid ikut terangkat saat operasi. Kelenjar paratiroid berfungsi untuk menghasilkan kalsium," kata dr Andi. 

Setelah operasi dan minum obat, pasien bisa sembuh total jika kanker tiroidnya masih stadium awal.

Pengidap kanker tiroid stadium awal hanya merasakan ada benjolan di lehernya.

Benjolan ini merupakan pembesaran kelenjar tiroid, yang merupakan salah satu gejala kanker tiroid.

Jika sudah stadium lanjut, maka selain merasakan ada benjolan juga akan merasakan gejala sesak nafas, nyeri leher, dan perubahan suara.

Baca juga: Halo Dokter, Bagaimana Cara Mengatasi Keringat yang Berlebihan?

Benjolan ini akan tampak bergerak apabila menelan sambil menengadahkan leher.

Untuk semakin memastikan benjolan itu adalah kanker tiroid dokter akan melakukan pemeriksaan T3, T4, dan TSHs, serta biopsi dan ct scan atau USG. 

Pemeriksaan T3, T4, TSHs untuk memastikan T3, T4, TSHs naik atau tidak.

Kalau tidak naik artinya adalah tumor tiroid.

Sementara itu biopsi dan ct scan atau USG untuk memastikan kalau tumor tiroid itu adalah tumor tiroid ganas atau kanker tiroid.

Sumber: Tribun Lampung
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved