Metro
Pasien DBD di Metro Meninggal Dunia
Dia menjelaskan, sejak awal Januari 2022 hingga saat ini sudah terjadi 57 kasus DBD di Metro. Salah satu pasien DBD asal Metro Selatan meninggal.
Penulis: Indra Simanjuntak | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, METRO - Seorang pasien demam berdarah dengue (DBD) di Metro meninggal dunia.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Metro Erla Andrianti membenarkan informasi tersebut.
Dia menjelaskan, sejak awal Januari 2022 hingga saat ini sudah terjadi 57 kasus DBD di Metro.
Salah satu pasien DBD asal Metro Selatan dinyatakan meninggal dunia.
Baca juga: Sejak Desember 2021 Tercatat 14 Kasus DBD di RSUD Sukadana Lampung Timur
"Untuk penyebaran paling tinggi di daerah Kecamatan Metro Selatan dan yang meninggal ini dari sana. Pasien berusia 23 tahun dan menjadi fatal karena adanya keterlambatan penanganan. DBD ini sangat bahaya. Jika terjadi keterlambatan, nyawa taruhannya," jelas Erla, Selasa (25/1/2022).
Pihaknya mengimbau masyarakat agar jangan terlambat untuk berobat jika bergejala.
"Jangan menunda-nunda, apalagi sekarang ini sudah dibiayai penuh oleh BPJS dan cukup bawa KTP sudah dilayani. Jangan takut biaya lagi," ungkapnya.
Dijelaskannya, puncak kasus DBD diperkirakan pada bulan Februari.
Setelah itu dimungkinkan kasus akan menurun.
Baca juga: Awal Tahun, DBD di Lampung Timur Sudah 33 Kasus
Tahun lalu terjadi 138 kasus.
Sementara tahun 2022 per Januari sudah 57 kasus.
Angka tersebut termasuk tinggi tapi belum kategori kasus luar biasa (KLB).
Ia meminta masyarakat untuk menjaga lingkungan dan sama-sama bergerak memberantas sarang nyamuk.
"Kita sudah lama antisipasi. Desember kemarin kita minta masyarakat untuk gotong royong memberantas sarang nyamuk. Kemudian menggunakan mobil puskesmas keliling woro-woro," imbuhnya.
Diskes juga telah meminta puskesmas bersama kelurahan melakukan gerakan serentak pemberantasan sarang nyamuk (Gertak PSM).
"Kami telah mengajukan surat permohonan ke Pak Wali terkait Gertak PSM yang dimonitoring oleh pemerintah. Tentu ini semua butuh partisipasi masyarakat dengan membersihkan sarang nyamuk," tuntasnya.