Lampung Timur
Awal Tahun, DBD di Lampung Timur Sudah 33 Kasus
Menurut data Dinas Kesehatan Lampung Timur, Kecamatan Purbolinggo dan Pekalongan masing-masing menyumbang 11 kasus DBD.
Penulis: Yogi Wahyudi | Editor: Daniel Tri Hardanto
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, LAMPUNG TIMUR - Kasus demam berdarah (DBD) di Kabupaten Lampung Timur sudah mencapai 33 kasus.
Angka tersebut terjadi dalam kurun awal tahun, yakni per 17 Januari 2022.
Dari total 33 kasus tersebut, paling banyak dari Kecamatan Purbolinggo dan Pekalongan.
Menurut data Dinas Kesehatan Lampung Timur, Kecamatan Purbolinggo dan Pekalongan masing-masing menyumbang 11 kasus DBD.
Baca juga: MDMC dan LazizMu Bersama PMI Kota Metro Sosialisasikan Pencegahan DBD dan Kesehatan Darah
Lalu, Batanghari ada tiga kasus dan Pasir Sakit dua kasus.
Sementara Sekampung, Sekampung Udik, Raman Utara, Labuhan Maringgai, Way Jepara, dan Marga Tiga masing-masing satu kasus.
Kepala Dinas Kesehatan Lampung Timur Nanang Salman Saleh mengatakan, upaya yang harus dilakukan masyarakat adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN).
"Antisipasi utama adalah gerakan pemberantasan sarang nyamuk agar nyamuk aedes aegypti tidak berkembang biak," ujar Nanang saat dikonfirmasi, Selasa (18/1/2022).
"Dan mmeningkatkan kebersihan serta menjaga kesehatan lingkungan," sambungnya.
Ia juga mengatakan, pihaknya tetap berupaya melakukan fogging di wilayah Lampung Timur.
"Kita lakukan fogging secara bertahap, karena alat kita terbatas," tutupnya.