Konflik Rusia Ukraina
Presiden Ukraina: Mungkin Ini Terakhir Kalinya Kalian Lihat Saya Hidup
Tak lama setelah negaranya diserang Rusia, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy ucapkan selamat tinggal ke pimpinan Uni Eropa.
Penulis: Virginia Swastika | Editor: Heribertus Sulis
TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Setelah negaranya diserang Rusia pada Kamis (24/2/2022), presiden Ukraina ucapkan selamat tinggal ke para pimpinan Uni Eropa.
Melansir NYPost (27/2/2022), saat berbincang dengan para pemimpin melalui video chat, Volodymyr Zelenskyy dilaporkan sempat mengatakan "Mungkin ini bakal jadi yang terakhir kalinya kalian melihat saya hidup."
Pasalnya, pria 44 tahun yang baru menjabat sebagai kepala negara Ukraina selama hampir tiga tahun itu telah ditandai sebagai target utama dalam operasi militer khusus Rusia.
Namun bukan hanya dirinya yang incar, tetapi juga keluarganya.
"Berdasarkan informasi yang kami miliki, musuh telah menandai saya sebagai target nomor satu, kemudian keluarga saya nomor dua."
Baca juga: Presiden Ukraina Cuma Bisa Curhat Hadapi Rusia Sendirian: yang Lain Hanya Nonton
Baca juga: Rusia Serang Ukraina, Dilaporkan 198 Warga Sipil Tewas Termasuk 3 Anak-anak
Dikatakan Zelenskyy, operasi militer khusus yang diluncurkan Negeri Beruang Merah itu bertujuan untuk menghancurkan Ukraina secara politik.
"Mereka ingin menghancurkan Ukraina secara politik dengan menghancurkan kepala negara," kata Zelensky dilansir dari Reuters, Jumat, (25/2/2022).
Meski nyawanya terancam, Zelenskyy berjanji akan tetap berada di Kyiv.
"Saya akan tinggal di ibu kota. Keluarga saya juga di Ukraina. Anak-anak saya juga di Ukraina," ujar Zelenskyy.
"Keluarga saya bukan pengkhianat, mereka adalah warga negara Ukraina," tambahnya.
Bahkan, pria 44 tahun itu juga diketahui telah menolak tawaran Amerika Serikat yang memberikan tempat untuk menjadi lokasi evakuasi untuknya selama konflik Rusia Ukraina ini terjadi.
"Pertarungan (sedang terjadi) di sini. Saya butuh amunisi, bukan tumpangan," menurut seorang pejabat intelijen senior yang mengetahui langsung percakapan tersebut, seperti dilaporkan Associated Press.
Baca juga: Akhirnya Terungkap Alasan Mawar AFI Tak Mau Mantan Suami Nikahi Baby Sitter
Baca juga: Sebelum Meninggal, Ahmad Pairin Sempat Jalani Perawatan 10 Hari
Janji Presiden Volodymyr Zelenskyy untuk tetap berada di negaranya kemudian diperkuat dengan kemunculan videonya bersama pejabat negara Ukraina lainnya.
"Selamat sore semuanya, pemimpin fraksi (David Arakhamia) ada di sini. Kepala kantor Presiden ada di sini, Perdana Menteri (Denys) Shmyhal ada di sini, (Mykhailo) Podolyak ada di sini, presiden (Volodymyr Zelenskyy) ada di sini."
“Kita semua ada di sini. Pasukan kami di sini, warga di sini. Kita semua di sini melindungi kemerdekaan negara kita dan akan terus seperti ini. Kemuliaan bagi para pembela kami, kemuliaan bagi Ukraina,” ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/Presiden-Ukraina-ke-Pimpinan-Uni-Eropa-Mungkin-Ini-Terakhir-Kalinya-Kalian-Lihat-Saya-Hidup.jpg)