Ramadan 2022
Doa Hari Ke-4 Puasa Ramadan Beserta Artinya
Simak, di bahwa ini adalah doa puasa hari keempat beserta artinya. Ada amalan di bulan puasa.
Penulis: Putri Salamah | Editor: taryono
Tribunlampung.co.id - Berikut di bawah ini adalah doa hari ke-4 atau keempat puasa ramadhan.
Umat muslim sebentar lagi akan menyambut bulan suci Ramadhan 1443 H atau bulan ramadhan 2022.
Bulan puasa tahun 2022 ini dikabarkan akan dimulai pada awal April 2022, yakni tanggal 4 April.
Bulan suci ramadhan ini merupakan bulan yang istimewa dan memiliki kelebihan dibanding bulan-bulan lainnya.
Umat Islam akan diganjar pahala berkali-kali lipat saat mengerjakan ibadah dan melaksanan amalan di bulan Ramadhan.
Baca juga: Doa Hari Ke-3 Puasa Ramadan Beserta Artinya
Baca juga: Hukum Mandi Junub Saat Bulan Puasa, Dilengkapi Tata Cara dan Doa
Untuk melengkapi ibadah puasa, umat Islam dianjurkan untuk membaca doa hari pertama hingga akhir di bulan puasa.
Ada beragam macam cara yang bisa kita lakukan untuk mencari pahala yang banyak dihadapan Allah SWT.
Untuk mengisi bulan ramadhan, tak hanya salat lima waktu, membaca Al-quran, namun dapat pula membaca doa yang bisa dibaca tiap hari dari hari pertama hingga hari kesepuluh ramadhan.
Berikut ini doa hari keempat puasa ramadhan, lengkap dalam bahasa Arab, latin dan terjemahannya dilansir dari Tribunnews.com:
Doa Hari Ke-4 Puasa Ramadhan
اَللَّهُمَّ قَوِّنِي فِيْهِ عَلَى اِقَامَةِ اَمْرِكَ، وَاَذِقْنِي فِيْهِ حَلاَوَةَ ذِكْرِكَ، وَاَوْزِعْنِي فِيْهِ لاَِدَاءِ شُكْرِكَ بِكَرَمِكَ، وَاحْفَظْنِي فِيْهِ بِحِفْظِكَ وَسَتْرِكَ، يَا اَبْصَرَ النَّاظِرِيْنَ
Allâhumma qawwinî fîhi ‘alâ iqâmati amrika, wa adziqnî fîhi halâwata dzikrika, wa awzi’nî fîhi liadâi syukrika bikaramika, wahfazhnî fîhi bihifzhika wa satrika, yâ Absharan nâzhirîn.
Ya Allah, berilah daku kekuatan untuk melaksanakan perintah-Mu di dalamnya. Berikan kepadaku di dalamnya kelezatan berzikir kepada-Mu. Bantulah aku di dalamnya untuk bersyukur kepada-Mu dengan kemuliaan-Mu. Lindungilah daku di dalamnya dengan penjagaan-Mu dan perlindungan-Mu wahai Yang Maha Pengasih dari segala yang mengasihi.
Amalan yang Dilakukan di 10 Hari Pertama Ramadhan
Di bulan suci ramadhan ada banyak kesempatan untuk mendapatkan pahala.
Termasuk keutamaan dan berkah di 10 hari pertama puasa.
Yuk isi bulan puasa mu dengan amalan di bulan ramadhan yang mendatangkan banyak pahala.
Di bulan Ramadhan 2022 yang penuh berkah ini, umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa selama sebulan penuh.
Namun perlu diketahui, puasa di bulan Ramadhan 2022 terbagi dalam 3 fase yaitu 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.
Ini dia amalan yang bisa dilakukan untuk meraih pahala di 10 hari Ramadhan 2021.
1. Perbanyak Ibadah Sunnah jangan berdiam diri.
2. Perbanyak membaca Alquran
Manfaatkanlah setiap 10 hari pertama hingga akhir sebagai ibadah.
Seperti tilawah Al Quran, karena ini menjadi keutamaan pahala membaca Al Quran untuk ketenangan hati bagi kita umat Muslim.
3. Perbanyak Dzikir dan doa
Dzikir, berdoa, salat sunnah dan beramal dan membantu bagi sesama yang membutuhkan pertolongan dan angat utama bagi kita semua.
4. Shalat Berjamaah
Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan salat berjamaah lima waktu di masjid.
Salat berjamaah pada bulan puasa perlu diutamakan, terutama bagi kaum pria karena sebagaimana kita ketahui bahwa pria wajib hukumnya untuk shalat berjamaah.
Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat berjamaah meskipun dalam keadaan sakit maupun cuaca yang tidak menentu.
6. Memperbanyak silahturahmi, serta menjaga hubungan baik juga merupakan sebuah ibadah.
Demikian, doa hari keempat puasa
Amalan yang Dilakukan di 10 Hari Pertama Ramadhan
Di bulan suci ramadhan ada banyak kesempatan untuk mendapatkan pahala.
Termasuk keutamaan dan berkah di 10 hari pertama puasa.
Yuk isi bulan puasa mu dengan amalan di bulan ramadhan yang mendatangkan banyak pahala.
Di bulan Ramadhan 2022 yang penuh berkah ini, umat Muslim diwajibkan untuk menjalankan puasa selama sebulan penuh.
Namun perlu diketahui, puasa di bulan Ramadhan 2022 terbagi dalam 3 fase yaitu 10 hari pertama, 10 hari kedua dan 10 hari ketiga.
Ini dia amalan yang bisa dilakukan untuk meraih pahala di 10 hari Ramadhan 2021.
1. Perbanyak Ibadah Sunnah jangan berdiam diri.
2. Perbanyak membaca Alquran
Manfaatkanlah setiap 10 hari pertama hingga akhir sebagai ibadah.
Seperti tilawah Al Quran, karena ini menjadi keutamaan pahala membaca Al Quran untuk ketenangan hati bagi kita umat Muslim.
3. Perbanyak Dzikir dan doa
Dzikir, berdoa, salat sunnah dan beramal dan membantu bagi sesama yang membutuhkan pertolongan dan angat utama bagi kita semua.
4. Shalat Berjamaah
Umat Islam dianjurkan untuk melaksanakan salat berjamaah lima waktu di masjid.
Salat berjamaah pada bulan puasa perlu diutamakan, terutama bagi kaum pria karena sebagaimana kita ketahui bahwa pria wajib hukumnya untuk shalat berjamaah.
Rasulullah SAW tidak pernah meninggalkan shalat berjamaah meskipun dalam keadaan sakit maupun cuaca yang tidak menentu.
6. Memperbanyak silahturahmi, serta menjaga hubungan baik juga merupakan sebuah ibadah.
Keutamaan Puasa Ramadan
Simak penjelasan dan 8 keutamaan bulan Ramadan.
Mengingat bulan suci ini dilaksanakan setiap tahunnya, tidakkah muncul pertanyaan dibenak, apa itu bulan Ramadan?
Secara etimologi, arti kata Ramadan dari bahasa Arab رمضان yang romanisasikan sebagai Ramadhan atau Ramazan.
Dilansir dari hadist Muslim Ibn Habaj Abul Hussain, akar kata bahasa Arab ramida atau ar-ramad artinya panas yang menyengat atau kekeringan.
Ramadan tak selalu bertepatan dengan musim panas, namun arti kata panas menyengat tersebut merupakan kiasan.
Sebab, pada bulan Ramadan orang berpuasa, tenggorokan kering hingga terasa panas kehausan.
Ramadan merupakan bulan kesembilan dalam kalender Islam setelah bulan Rajab.
Bulan Ramadan diawali dengan penentuan hilal yang dapat dilihat dari munculnya bulan sabit penanda bulan baru.
Allah SWT memuliakan dengan banyaknya keutamaan bulan Ramadan.
Satu di antara yang tak bisa lepas di bulan Ramadan yakni puasa Ramadan.
Pada bulan Ramadan, umat muslim puasa yang artinya menahan dari segala sesuatu yang membatalkan puasa.
Artinya, umat muslim dilarang minum dan makan apapun itu, merokok dan berhubungan seksual mulai terbit hingga terbenamnya matahari.
Seperti namanya, di bulan suci ini juga diperintahkan menghindari perbuatan-perbuatan dosa untuk menyempurnakan pahala puasa.
Selain puasa, masih banyak hal atau keutamaan di bulan Ramadan.
Beberapa antaranya terjadi peristiwa turunnya Al Quran pertama kalinya, malam Lailatul Qadar dan bulannya bertaubat.
Allah SWT membukakan pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu neraka agar banyaknya orang beriman lebih banyak ibadah dan mengerjakan amalan-amalan baik.
Berikut ini keutamaan bulan Ramadan, dilansir dari berbagai sumber.
1. Pahala 1.000 kali lipat
Pada bulan puasa Ramadhan keutamaannya adalah Allah SWT akan melipatgandakan amalan kebaikan hingga 1.000 kali lipat.
Dari Abu Hurairah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
كُلُّ عَمَلِ ابْنِ آدَمَ يُضَاعَفُ الْحَسَنَةُ عَشْرُ أَمْثَالِهَا إِلَى سَبْعِمِائَةِ ضِعْفٍ قَالَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ إِلاَّ الصَّوْمَ فَإِنَّهُ لِى وَأَنَا أَجْزِى بِهِ يَدَعُ شَهْوَتَهُ وَطَعَامَهُ مِنْ أَجْلِى لِلصَّائِمِ فَرْحَتَانِ فَرْحَةٌ عِنْدَ فِطْرِهِ وَفَرْحَةٌ عِنْدَ لِقَاءِ رَبِّهِ. وَلَخُلُوفُ فِيهِ أَطْيَبُ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ رِيحِ الْمِسْكِ
"Setiap amalan kebaikan yang dilakukan oleh manusia akan dilipatgandakan dengan sepuluh kebaikan yang semisal hingga tujuh ratus kali lipat.
Allah Ta’ala berfirman (yang artinya), “Kecuali amalan puasa. Amalan puasa tersebut adalah untuk-Ku.
Aku sendiri yang akan membalasnya. Disebabkan dia telah meninggalkan syahwat dan makanan karena-Ku.
Bagi orang yang berpuasa akan mendapatkan dua kebahagiaan yaitu kebahagiaan ketika dia berbuka dan kebahagiaan ketika berjumpa dengan Rabbnya.
Sungguh bau mulut orang yang berpuasa lebih harum di sisi Allah daripada bau minyak kasturi." (HR. Bukhari no. 1904, 5927 dan Muslim no. 1151)
2. Dibebaskan dari Api Neraka
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
إِنَّ لِلّهِ فِى كُلِّ يَوْمٍ عِتْقَاءَ مِنَ النَّارِ فِى شَهْرِ رَمَضَانَ ,وَإِنَّ لِكُلِّ مُسْلِمٍ دَعْوَةً يَدْعُوْ بِهَا فَيَسْتَجِيْبُ لَهُ
"Sesungguhnya Allah membebaskan beberapa orang dari api neraka pada setiap hari di bulan Ramadhan, dan setiap muslim apabila dia memanjatkan doa maka pasti dikabulkan."
Hadis ini datang dari HR. Al Bazaar, dari Jabir bin ‘Abdillah. Al Haitsami dalam Majma’ Az Zawaid (10/149) mengatakan bahwa perowinya tsiqoh (terpercaya). Lihat Jaami’ul Ahadits, 9/224.
3. Dikabulkan doa-doanya
Ilustrasi berdoa (SpiritualRay)
Kelanjutan dari hadis di atas, selain dibebaskan dari api neraka, bahwa muslim yang berpuasa juga memanjatkan doa yang akan dikabulkan doanya.
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wasallam bersabda,
ثَلاَثَةٌ لاَ تُرَدُّ دَعْوَتُهُمُ الصَّائِمُ حَتَّى يُفْطِرَ وَالإِمَامُ الْعَادِلُ وَدَعْوَةُ الْمَظْلُومِ
"Tiga orang yang do’anya tidak tertolak: orang yang berpuasa sampai ia berbuka, pemimpin yang adil, dan do’a orang yang dizholimi." (HR. At Tirmidzi no. 3598. Tirmidzi mengatakan bahwa hadits ini hasan).
4. Adanya malam kemuliaan Lailatul Qadar
Berikut keutamaan puasa Ramadhan yang juga tak luput adalah adanya malam Lailatul Qadar, pahala umat muslim pun akan dilipatgandakan.
لَيْلَةُ الْقَدْرِ خَيْرٌ مِنْ أَلْفِ شَهْرٍ
“Malam kemuliaan itu lebih baik dari seribu bulan.” (QS. Al-Qadr: 3).
Inilah pula janji Allah SWT yang hendaknya membuat muslim takjub dan semangat.
Ibadah di malam Lailatul Qadar lebih baik dari ibadah di seribu bulan lamanya.
Allah SWT juga berfirman dalam surat Ad Dukhan: 3.
إِنَّا أَنْزَلْنَاهُ فِي لَيْلَةٍ مُبَارَكَةٍ إِنَّا كُنَّا مُنْذِرِينَ
”Sesungguhnya Kami menurunkannya pada suatu malam yang diberkahi dan sesungguhnya Kami-lah yang memberi peringatan.” (QS. Ad Dukhan: 3).
Dikutip dari muslim.or.id, Ibnu Jarir Ath Thobari rahimahullah menjelaskan yang dimaksud malam yang diberkahi di sini adalah malam lailatul qadr.
5. Nuzulul Quran
Nuzulul Quran merupakan satu di antara peristiwa besar terjadi pada bulan Ramadan.
Yakni Alquran pedoman dan petunjuk umat manusia diturunkan pertama kali kepada Rasulullah SAW.
Meski waktu turunnya Alquran masih berbeda pendapat, namun banyak yang menyebut terjadi pada 17 Ramadan.
Ada pula yang berpendapat Alquran turunkan di malam Lailatur Qadar.
Namun kebanyakan di antaranya sepakat Nuzulul Quran terjadi pada 17 bulan Ramadhan.
Nuzulul Quran berdasarkan etimologi berasal dari kata 'Nazala'.
Nazala dalam bahasa Arab itu artinya diturunkan.
Semua penurunan Alquran melewati Malaikat Jibril.
Sebagaimana diketahui Malaikat Jibril merupakan Malaikat penyampai wahyu Allah SWT.
Dalam hal inilah Malaikat Jibril menyampaikan wahyu yakni firman Allah (Alquran) kepada Rasulullah SAW.
6. Dibukanya pintu-pintu surga dan ditutupnya pintu neraka
Dari Abu Hurairah radhiyallahu 'anhu, Rasulullah shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda,
إِذَا جَاءَ رَمَضَانُ فُتِّحَتْ أَبْوَابُ الْجَنَّةِ وَغُلِّقَتْ أَبْوَابُ النَّارِ وَصُفِّدَتِ الشَّيَاطِينُ
"Jika masuk bulan Ramadhan, pintu-pintu rahmat dibukan, pintu-pintu Jahannam ditutup dan setan-setan pun diikat dengan rantai." (HR. Bukhari no. 3277 dan Muslim no. 1079)
7. Umrah di bulan Ramadhan berpahala
Bila di bulan Ramadhan seorang muslim hendak berumrah, maka pahalanya senilai dengan haji.
Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
فَإِذَا كَانَ رَمَضَانُ اعْتَمِرِى فِيهِ فَإِنَّ عُمْرَةً فِى رَمَضَانَ حَجَّةٌ
“Jika Ramadhan tiba, berumrahlah saat itu karena umrah Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Bukhari no. 1782 dan Muslim no. 1256).
Dalam lafazh Muslim juga disebutkan,
فَإِنَّ عُمْرَةً فِيهِ تَعْدِلُ حَجَّةً
“Umrah pada bulan Ramadhan senilai dengan haji.” (HR. Muslim no. 1256)
8. Dijanjikan surga Ar Rayyan
Allah SWT akan membukakan pintu surga yang istimewa, khusus bagi muslim yang mengerjakan ibadah puasa Ramadhan.
Salah satu surga yang disediakan Allah SWT itu adalah bernama Ar Rayyan.
Sebagaimana hadis dari Bukhari dan Muslim.
“Sesungguhnya di surga ada suatu pintu yang disebut Ar-Rayyan.
Orang-orang yang berpuasa akan masuk melalui pintu tersebut pada hari kiamat. Selain orang yang berpuasa tidak akan memasukinya.
Nanti orang yang berpuasa akan diseru: ‘Mana orang yang berpuasa’. Lantas mereka pun berdiri, selain mereka tidak akan memasukinya.
Jika orang yang berpuasa tersebut telah memasukinya, maka akan tertutup dan setelah itu tidak ada lagi yang memasukinya.” (HR. Bukhari dan Muslim).
(Tribunlampung.co.id/Putri Salamah)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/bacaan-qunut-subuh-qunut-nazilah-dan-qunut-witir-dilengkapi-latin-dan-artinya.jpg)