Bandar Lampung
Sederet Pasar di Bandar Lampung yang Sunyi karena Tak Ada Pembeli
Sedikitnya, ada dua pasar tradisional di Kecamatan Tanjungkarang Pusat yang mengalami kondisi demikian, yakni Pasar Smep dan Pasar Bawah.
Penulis: Vincensius Soma Ferrer | Editor: Daniel Tri Hardanto
Tribunlampung.co.id, Bandar Lampung - Sejumlah pasar tradisional di Bandar Lampung minim geliat jual beli.
Sedikitnya, ada dua pasar tradisional di Kecamatan Tanjungkarang Pusat yang mengalami kondisi demikian, yakni Pasar Smep dan Pasar Bawah.
Selain itu, ada pula Pasar Hobi di Kecamatan Kemiling.
Dari pantauan Tribunlampung.co.id, Senin (4/3/2022), kesan gelap dan mencekam langsung terasa saat kita mengunjungi Pasar Bawah.
Hanya sedikit pedagang yang masih berdagang di sana.
Baca juga: Bulog Lampung Utara Akan Adakan Pasar Murah di Bulan Suci Ramadan
Baca juga: Jelang Ramadan, Ditreskrimsus Polda Lampung Monitoring Harga Minyak Goreng di Pasaran
Lebih banyak lapak dan pelataran yang kosong karena ditinggal pedagangnya.
Dari kondisinya, pasar tersebut telah seperti itu dalam waktu yang cukup lama.
Terlihat dari banyaknya sarang laba-laba di atap dan kolong lapak pedagang.
Debu-debu juga sudah menebal sehingga membuat pasar ini nampak kusam.
Banyak lampu yang tak menyala pun membuat suasana kian mencekam.
Jumlah pembeli pun masih bisa dihitung hanya dengan jari tangan.
Padahal secara lokasi, pasar satu ini berada di pusat ekonomi Bandar Lampung.
Detailnya, terletak di Jalan Raden Intan, tepat di bawah salah satu gedung pasar modern di sana. Yang mana pasar modern tersebut terbilang ramai pembeli.
Dari keterangan yang didapat, pedagang yang bertahan mengaku hanya mengandalkan pembeli langganan yang sudah biasa mendatangi mereka.
Kondisi yang hampir serupa terjadi di Pasar Smep, Bandar Lampung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/lampung/foto/bank/originals/kondisi-pasar-bawah-bandar-lampung-67.jpg)